Peringati Hari Lingkungan, Gerakan Rakyat Kecam Newmont

Sabtu, 5 Juni 2010 | 23.28 WIB | Kabar Rakyat

MATARAM, Berdikari Online: Peringatan Hari Lingkungan di Mataram, Nusa Tenggara Barat, diwarnai aksi protes sedikitnya 50 orang aktivis Sukarelawan perjuangan Rakyat untuk Pembebasan Tanah Air di depan Kantor PT. Newmont Nusa Tenggara (NNT), Sabtu (5/6).

Para aktivis menilai, PT. NNT tidak hanya melakukan perampasan sumber daya milik rakyat NTB, tapi telah menciptakan ancaman terhadap kerusakan lingkungan yang sangat parah.

Ahmad Rifai, humas dari aksi ini, mencontohkan, saat ini PT.NNT sudah membuang limbah tambang atau tailing ke laut, melalui pipa-pipa yang mencapai palung laut Teluk Senunu, Sumbawa Barat.

Setiap harinya, menurut data yang diajukan Rifai, PT. NNM membuang sedikitnya 110.000 metrik ton di Teluk Senunu, Sumbawa. Ini berdampak pada kerusakan ekosistem di laut dan pencemaran lingkungan secara luas ke masyarakat sekitar.

Untuk sekarang ini, ungkap Rifai, para nelayan di Lombok Timur mulai kesulitan untuk mendapatkan hasil tangkapan, sehingga mereka harus berlayar hingga ke Pulau Sumba.

Selain itu, para aktivis Spartan yang merupakan gabungan organisasi, diantaranya SRMI, STN, LMND, Aliansi Mahasiswa Sumbawa (AMSI), juga mempersoalkan program konversi energi untuk omprongan tembakau, dari BBMT menjadi batubara.

Karena biaya penggunaan batubara lebih mahal, maka banyak petani tembakau menggunakan kayu bakar dari hutan, sehingga menjadi ancaman terhadap menipisnya hutan di Indonesia.

Dalam pernyataan sikap, para aktivis menuntut agar pemerintah berperan lebih aktif untuk menegur dan memberi sanksi kepada perusahaan anti-lingkungan. (Ulf)

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut