Deklarasi Kepengurusan LMND Bima Di Depan Polres

Puluhan anggota Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), mendeklarasikan kepengurusan barunya di depan Kantor Polres Bima, kemarin (2/4). Acara ini digabungkan dengan aksi menuntut pencopotan Kapolres Kota Bima, AKBP Kumbul KS. SH.

Sebelum menggelar deklarasi, anggota LMND ini berkumpul di depan sekretariat mereka, lalu bergerak dengan berjalan kaki menuju kantor Polres. Aksi mendapat pengawalan sangat ketat dari puluhan anggota polisi dan satu unit water-canon.

Ketua LMND kota Bima Wawan Darmawan menyatakan bahwa penguasaan asing terhadap tambang rakyat telah menyebabkan kemiskinan. “Ini tidak dapat dilepaskan dari kebijakan neoliberal yang ditempuh pemerintah pusat,” katanya.

Terkait kasus bentrokan warga Lambu dan pihak Polisi beberapa bulan lalu, para anggota LMND ini juga menuntut agar Kapolres Bima, AKBP Kumbul KS, segera diberhentikan dari jabatannya.

“Dalam konflik pertambangan, polisi telah memilih bersekutu dengan pengusaha untuk merampas dan menindas rakyat,” katanya.

Dengan kepengurusan baru ini, LMND kota Bima sangat yakin bahwa mereka akan semakin teguh dalam berjuang bersama rakyat Bima, terutama dalam mendampingi berbagai kasus-kasus penindasan rakyat di tingkat lokal.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut