Peringati Hari Pahlawan, LMND Sukoharjo Kritik Jokowi-JK

Momentum peringatan Hari Pahlawan digunakan oleh puluhan aktivis Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) di Sukoharjo, Jawa Tengah, untuk menyuarakan berbagai persoalan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini.

Bertempat di depan kampus Universitas Veteran Bangun Nusantara, Selasa (10/11/2015), puluhan anggota LMND Sukoharjo menggelar mimbar bebas. Mereka mengeritik inkonsistensi pemerintahan Jokowi-JK dalam menjalankan Trisakti.

“Trisakti yang selama ini diagung-agungkan oleh pemerintahan Jokowi-JK saat ini hanya isapan jempol belaka, bahkan beberapa kebijakan yang dilakukan sangat jauh dari Trisakti itu sendiri,” ujar koordinator aksi, Cahyadie, saat menyampaikan orasinya.

Cahyadie menyinggung sejumlah kebijakan Jokowi-JK yang tidak konsisten dalam koridor Trisakti, seperti PP nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan, Paket Kebijakan Ekonomi yang sangat pro-investor, dan ketergantungan terhadap utang luar negeri.

“Kebijakan ekonomi Jokowi sangat bertolak belakang dengan visi ekonomi berdikari dan pasal 33 UUD 1945. Jokowi justru sangat neoliberal,” terangnya.

Dalam aksi tersebut, LMND Sukoharjo menuntut pemerintahan Jokowi-JK untuk konsisten menjalankan Trisakti. Mereka mendesak pemerintahan Jokowi-JK menghapus semua Undang-Undang (UU) yang bertolak belakang dengan semangat Trisakti.

Mereka juga menuntut penghentian liberalisasi di sektor pendidikan. Selanjutnya, mereka mendesak agar pemerintah segera melaksanakan amanat pasal 33 UUD 1945.

Muhamad Ridwan

Share your vote!


Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid