Peringatan Hari Tani di Poso Diwarnai Kericuhan

Peringatan Hari Tani Nasional di Poso, Sulawesi Tengah, Senin (24/9/2018), diwarnai kericuhan antara massa aksi dengan anggota DPRD dan PNS kantor DPRD.

Kericuhan ini terjadi saat ratusan massa aksi yang tergabung dalam Front Masyarakat Kasiguncu Bersatu mendatangi kantor DPRD Kabupaten Poso.

Saat massa aksi menyampaikan aspirasi, seorang anggota DPRD bersuara keras dan menantang. Ditambah lagi, salah seorang anggota PNS kantor DPRD memukul seorang peserta aksi.

Perlakuan itu menyulut amarah massa aksi. Beruntung, pihak kepolisian bergerak cepat untuk melerai.

Setelah kericuhan, perwakilan massa aksi diterima untuk berdialog dengan perwakilan DPRD. Namun, pertemuan itu tidak menghasilkan keputusan.

Pihak DPRD mengaku tidak bisa berbuat apapun untuk menyelesaikan kasus konflik agrarian Kasiguncu. Mereka hanya menunggu tindak lanjut dari Kantor Staf Presiden (KSP), yang sudah menerima pelaporan kasus ini pada Minggu lalu.

Selain menggelar aksi di kantor DPRD, massa aksi Front Rakyat Kasiguncu Bersatu juga menggelar aksi di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Poso dan kantor Bupati Poso.

Aliansi yang merupakan gabungan dari Partai Rakyat Demokratik (PRD), Serikat Tani Nasional (STN), Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) dan Solidaritas Perempuan ini mendesak pemerintah segera menjalankan reforma agraria dan pasal 33 UUD 1945.

Azman Asgar

Share your vote!


Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid