Ini Terobosan LMND DIY Untuk Pendidikan Anggota

Pendidikan anggota seharusnya tidak hanya memberikan pengetahuan teoritik tetapi juga bisa dipraktekkan. Bergerak dari keinginan itu, Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) membuat terobosoan penting dalam penyelenggaraan pendidikan anggota barunya.

Akhir pekan lalu, tepatnya Sabtu-Minggu (10-11 Oktober 2015), LMND DIY menggelar pendidikan anggota baru. Puluhan mahasiswa dari 11 kampus di DIY mengikut pendidikan yang berlangsung di Condong Catur, Sleman, Yogyakarta.

Dalam pendidikan kali ini, beberapa materi pendidikan anggota diturunkan, seperti metode berpikir kritis, ekonomi politik, Pancasila, sistim pendidikan nasional, dan profil organisasi. Materi-materi tersebut dibawakan dengan metode diskusi.

Seusai pemberian materi teoritik, para peserta pendidikan kemudian diajak melalukan riset lapangan di sejumlah desa di Sleman. Objek riset adalah kondisi sosial dan ekonomi rakyat di desa-desa.

Setelah melakukan riset, para peserta diminta untuk memaparkan hasil risetnya. Seusai pemaparan, para peserta yang lain diberi kesempatan untuk memberi tanggapan atau masukan. Proses ini terbukti membuat peserta bisa memahaman teori secara aplikatif.

Yohanes P Tema, seorang peserta dari Universitas PGRI Yogyakarta, mengaku mendapat suasana baru di pendidikan ini. “Ada teman-teman baru, wawasan baru, dan saya lebih mengerti apa itu indonesia dan pancasila,” kata mahasiswa asal Ende, Nusa Tenggara Timur, ini.

Lain lagi dengan Komarodin, mahasiswa FKIP Universitas Sarjana Wiyata Taman Siswa. Dia bilang, “kegiatan ini sangat membantu kami mahasiswa baru untuk terbiasa berpikir ilmiah sekaligus merakyat karena tidak hanya belajar teori-teori kritis tapi juga disertai dengan praktek lapangan.”

Medi Muamar

Share your vote!


Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid