Aktivis 98: Ini Pesta Demokrasi Bukan Perang

Medan – Berdikari Online – Kordinator Forum Aktivis 98 Muhammad Ikhyar Velayati menghimbau timses dan elit Partai agar berkampanye dengan narasi dan materi yang bisa memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa serta membuat sejuk suasana.

“Ini pesta demokrasi, bukan perang, hanya siklus kegiatan lima tahunan, jadi mohon narasi dan materi kampanye yang dijelaskan ke masyarakat bersifat mencerdaskan, memperkuat persatuan dan membuat sejuk suasana, bukan menjelekkan, menuduh orang lain zalim atau curang tanpa bukti,” kata Ikhyar dalam rilis tertulis, Kamis (30/11)

Diberitakan sebelumnya Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid mengatakan soal ada kezaliman yang massif terjadi di Indonesia. Dia kemudian mengajak relawan untuk melawan itu, hal itu dikatakan Arsjad Rasjid dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Relawan Ganjar-Mahfud Se-Pulau Jawa.

“Ibu-Bapak serta saudara-saudara sekalian, saat ini kita ada di masa yang tidak baik-baik saja. Betul?” ujar Arsjad saat memberikan sambutan dalam acara yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (27/11/2023).

Kemudian Arsjad melanjutkan pernyataannya yang disambut antusias para relawan.

“Di Pilpres kali ini kita tidak hanya bertarung melawan paslon lain, kita juga sedang melawan kezaliman yang massif,” ucap Arsjad.

“Lawan, lawan, lawan, lawan,” teriak ribuan relawan.

Ikhyar kemudian mengingatkan para elit politik, pengalaman kampanye Pilpres 2014 dan 2019 yang memunculkan polarisasi di masyarakat dari elit hingga akar rumput.

“Jangan lagilah terulang model kampanye Pilpres 2014 dan 2019 yang saling menjatuhkan, menjelekkan dan membuat anak bangsa ini terpecah belah, sampai ada istilah Cebong-Kampret hingga terjadi polarisasi di masyarakat dari elit hingga akar rumput, semua harus memahami bahwa NKRI di atas segalanya,” himbau Ikhyar.

Sebelumnya, di tempat yang sama Megawati Soekarnoputri menyinggung soal Orba dan menyemangati relawan untuk memenangkan pasangan Ganjar-Mahfud.

“Mestinya Ibu nggak boleh ngomong gitu, tapi sudah jengkel. Tahu nggak, kenapa? Republik penuh dengan pengorbanan, tahu tidak?

Kenapa sekarang kalian yang baru berkuasa itu mau bertindak seperti zaman Orde Baru?” kata Megawati, Senin (27/11/2023)

Menurut Ikhyar harusnya elit dan timses Capres-Cawapres bicara tentang keunggulan program kerja prioritas pasangan Capres-Cawapres untuk meraih simpati pemilih.

“Rakyat sekarang sudah cerdas dan muak dengan model kampanye provokasi, saling menjelekkan dan menuduh tanpa bukti, rakyat pingin mendengar apa program Capres jika dia berkuasa nanti,” pinta Ikhyar yang juga menjabat Ketua Umum DPP Relawan Persatuan Nasional

(Amir)

Share your vote!


Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid