Tag: Puisi
Menanyakan Hujan
Puisi : Putu Oka Sukanta Otot leher tidak nyaman Terlalu sering menyapa awan Dan juga bulan. " Kapan...
Orang-Orang Ampas
Puisi : Putu Oka Sukanta Orang-orang Ampas Tidak penghuni bantaran sungai Tidak juga di tepi rel kereta api...
Dewi Ratih Di Tempayan
Puisi : Putu Oka Sukanta Pagi siang tadi dari langit dicurahkan hujan. I Meme menaruh tempayan di pekarangan...
EMBUN
Embun turun menjelang pagi Pemulung dalam kardus peti peti Di jalanan bagian tepi Begitu juga di samping rel...
GEGUYONAN
(buat sahabat di bali) Puisi : Putu Oka Sukanta Bandar udara di Buleleng Nenek di Jakarta geleng-geleng Tinggi...
LEPAS
(latihan menulis puisi) Puisi Putu Oka Sukanta Semalam engkau,Benarkah engkaumengirim rinduDalam kerlip mata Aku tidak tahan Maka aku...
PETI MATI
Sahabat saya, Sorang Romo, Minggu pagiMengirim berita PetimatiMaka kuteruskan kepada Mama Pendeta,Mama Pendeta,Yang dekat dalam rasa,Sahabat saya. Gambar...
Dunia Telah Berganti Rupa, Bung!
Dunia sudah berganti rupa, Bung! Bersalin rupa untuk kemenangan impianmu. Di mana exploitation de l'homme par l'homme diafkir:...
Salam dari Bandung Indonesia:
Ohoooi salam dari Bandung di April 1955 Salam damai dari Sukarno, Ali Sastroamijoyo, Sir John Kotelawala, Muhammad Ali...
ETALAGE BUSANA
Puisi : Putu Oka Sukanta Adikku Jelita,Engkau berdecak-decakDi depan layar kacaMengagumi Etalage Busana SukubangsaDi Istana Negara. Busana Penata...
RAHAYU
Puisi : Putu Oka Sukanta Pahit manis Indonesiaku, Laut daratan negeriku,Ruang bertarungkuMembangun martabat* Rawamangun, 17.08.23
Menyambut Agustusan 2023.
Puisi Putu Oka Sukanta Kiri - kananKiri - kananDerap sepatu perayaan. Negeriku bopeng-bopengDigali diringgalkanDikeruk ditinggalkanDisedot ditinggalkanDitebang diterlantarkanDibakar dibiarkanSitiPertiwiMerah...









