Palu, Berdikari Online-Aliansi Masyarakat Tojo-Tojo Barat Bersaudara menggelar aksi damai sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan Sekolah Rakyat (SR) yang direncanakan berdiri di Desa Betaua, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah. Aksi ini dilakukan sebagai respons atas adanya dugaan upaya sejumlah pihak yang dinilai menghambat realisasi program pemerintah tersebut.
Massa aksi menyatakan komitmennya untuk terus mengawal pembangunan Sekolah Rakyat yang dianggap sebagai kebutuhan mendesak masyarakat. Koordinator Aliansi Tojo-Tojo Barat Bersaudara, Safrin Longku, menegaskan bahwa aksi ini bertujuan meluruskan berbagai informasi keliru yang beredar di media sosial dan dinilai mengganggu proses pembangunan.
“Aksi ini kami lakukan untuk meluruskan informasi yang beredar di media sosial yang justru menghambat proses realisasi pembangunan Sekolah Rakyat di tanah Tojo,” ujar Safrin dalam orasinya.
Selain itu, aliansi juga menyayangkan langkah aparat penegak hukum yang memanggil warga pemilik lahan untuk dimintai keterangan. Menurut Safrin, warga telah menyerahkan lahan secara sukarela demi kepentingan pembangunan sekolah tersebut.
Aliansi menilai pembangunan Sekolah Rakyat harus tetap dilanjutkan karena pendidikan merupakan fondasi utama kehidupan masyarakat. Mereka mendesak aparat penegak hukum untuk menindak pihak-pihak yang dianggap menyebarkan fitnah, opini menyesatkan, dan berita bohong yang memicu keresahan di tengah masyarakat.
Dalam tuntutannya, massa meminta percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Betaua sebagai bentuk dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Mereka juga mendesak Pemerintah Daerah Tojo Una-Una agar segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan yang menghambat proses pembangunan.
Sementara itu, Kepala Desa Betaua, Irham Tawalili, S.P, menegaskan bahwa masyarakat setempat menginginkan pembangunan Sekolah Rakyat dapat berjalan tanpa hambatan. Ia menyebut program tersebut sejalan dengan visi pembangunan nasional dan perlu didukung oleh semua pihak.
“Kami masyarakat Betaua berharap pembangunan Sekolah Rakyat ini bisa segera direalisasikan tanpa hambatan, karena program ini merupakan bagian dari Asta Cita Presiden dan sangat dibutuhkan masyarakat,” tutup Irham.


