Sebulan Berkuasa, Trump Langgar 64 Janji Kampanyenya

Think Progress, sebuah blog berita politik di AS, mencatat setidaknya ada 663 janji yang diucapkan oleh Donald Trump sebelum diambil sumpahnya sebagai Presiden.

Sayang, berdasarkan analisa Think Progress, dalam sebulan di tampuk kekuasaan, banyak janji itu yang dilanggar. Di hari pertamanya sebagi Presiden, Trump sudah melanggar 34 dari 36 janjinya di “hari pertama” sebagai Presiden.

“Sejak itu, dia juga melanggar 30 janjinya yang lain, jadi total ada 64 janji yang dilanggar. Dia hanya menjalankan 7 janjinya,” ujar Ryan Koronowski, direktur peneliti di Think Progress, Jumat (24/2/2016).

Berikut beberapa janji yang dilanggar itu:

Trump berjanji tidak akan menutup perbatasan melalui perintah eksekutif. Janji ini dilontarkan oleh Trump di acara Fox Special Report pada 26 Januari 2016. Faktanya, Trump sudah membuat beberapa perintah eksekutif terkait perbatasan Amerika.

Trump juga pernah berjanji akan menghapus program kesehatan terjangkau Obamacare begitu berkuasa. Janji itu diucapkan di Las Vegas pada 22 Februari 2016. Faktanya, ketika pendukungnya menagih janji itu, Trump mengatakan baru akan melakukannya di tahun 2018.

Yang menarik, Trump pernah berjanji akan menjaga kemerdekaan beragama. Janji itu diucapkan di Iowa, pada 19 September 2015. Faktanya, Trump sudah mengeluarkan perintah eksekutif yang melarang warga tujuh negara mayoritas Islam untuk memasuki Amerika Serikat. Perintah eksekutif itu juga menciptakan kekhawatiran bagi umat Islam Amerika.

Trump juga pernah berjanji untuk jarang meninggalkan Gedung Putih dan tidak akan cuti liburan.

“Saya akan jarang meninggalkan Gedung Putih karena ada banyak pekerjaan yang harus dikerjakan. Aku tidak akan menjadi Presiden yang suka liburan” kata Trump, seperti dikutip The Hill (23/6/2015).

Faktanya, Trump sudah meninggalkan Gedung Putih tiga kali pekan untuk liburan—kadang-kadang lama—bersama keluarganya untuk menginap di Mar-a-Lago, Florida.

Trump juga pernah berjanji bahwa anaknya tidak—yang menjalankan bisnisnya—tidak akan membuat perjanjian bisnis selama kekuasaannya. Janji itu diukir sendiri oleh Twitter di akun Twitternya, pada 13 Desember 2016.

Faktanya, perusahan Trump baru saja resort di Skolandia hanya beberapa hari sebelum dilantik. Anak-anaknya juga baru menghadiri pembukaan lapangan golf mewah di Dubai.

Itu hanya sebagian. Masih ada masih banyak lagi yang dibeberkan oleh Think Progress.

Raymond Samuel

Share your vote!


Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid