Petani Singorojo Kendal Selenggarakan Rembug Tani

Semarang, Berdikari Online – Ratusan warga petani penggarap tanah di eks Hak Guna Usaha (HGU) di Kebun Kapuk Gondoroso Singorojo adakan Rembug Tani (4/2).

“Rembug Tani bertemakan penyelesaian konflik agraria untuk diprioritaskan menjadi obyek tanah reforma agraria (TORA) sebagaimana Perpres No.86 Tahun 2018 yang menjadi program nawacita Presiden Jokowi di akhir masa jabatanya di tahun 2024 ini,”sahut Suprapto (54) selaku Ketua Serikat Tani Nelayan (STN) Kecamatan Singorojo.

Nampak hadir dalam acara Rembug Tani, Pengurus Pusat Jakarta, Ahmad Suluh Rifai. Dirinya diundang sebagai narasumber menyampaikan progres pendampingan pengajuan obyek TORA para petani di Dirjen Konflik Kementerian ATR/ BPN RI.

Diketahui bahwa obyek tanah eks Hak Guna Usaha (HGU) seluas 192 ha telah ditelantarkan oleh PT.Tegarindo sejak 1990, sejak dari itu tanah tersebut digarap 180 petani penggarap hingga sampai saat ini

“Program percepatan penyelesaian obyek agraria merupakan program sangat bagus untuk diteruskan,” kata Siswo Abadi (45) warga Dusun Spare Desa Ngesrep Balong yang tergabung dalam organisasi Karya Putera Desa (KPD) yang telah berhasil mendapatkan SK Perhutanan Sosial seluas 338 ha yang diterimakan pada (18/9/22) bersama ribuan petani oleh Presiden di stadion GBK Senayan Jakarta.

(Dina Lutfiana)

Share your vote!


Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid