Pencipta Malapetaka

Puisi : Arahmaiani

Di negri Impian

Yang kaya sumber daya

Ternyata prinsip demokrasi

Hanya melayang-layang di udara

 

Tak berpijak di bumi

Tak berurusan dengan hati

Sibuk dengan logika basa-basi

Dan tak peduli jati diri

 

Berbohong, menipu dan korupsi

Dianggap hal biasa saja

Memanfaatkan posisi dan memanipulasi

Bukan hal tidak terduga

 

Manusiapun terpeleset dan terjebak

Dipenjara oleh nafsu kuasa

Menghalalkan segala cara

Untuk menumpuk laba

 

Kehilangan kepekaan

Membenarkan kekejaman

Tak peduli dengan kerusakan alam

Dan penderitaan yang liyan

 

Entah akan dibawa kemana

Kehidupan yang rentan ini

Anak-anak dan kaum perempuan

Kerap dijadikan alat dan sasaran

 

Entah untuk memamerkan kekuatan

Menegaskan posisi atasan

Meladeni segala kebutuhan

Dan dijadikan tameng keselamatan

 

Masa depan terlihat suram

Setelah akal sehat tenggelam

Bencana kehidupan melanda

Dan semua mahluk menderita

 

Alam menjadi seperti murka

Iklim berubah dan tak bisa diramalkan

Penyakit mematikan merjalela

Manusiapun merasa kewalahan

 

Betulkah kiamat akan tiba?

Dan manusia hanya menyerah saja?

Percaya bahwa malapetaka mengerikan ini

Adalah kehendak dan ciptaanNya?

 

Yogyakarta, November 2023

Share your vote!


Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid