KPPR Plangisasi Serentak Pada Areal Konflik

Pekanbaru, Berdikari Online – Komite Pejuang Pertanian Rakyat (KPPR) mempersiapkan Rapat Akbar dan memerintahkan seluruh anggotanya untuk melakukan Plangisasi serentak untuk memberi petunjuk di lahan yang diakui sebagai milik mereka masing-masing pada areal konflik dengan PT. Rimba Peranap indah (RPI) di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau.

Seluruh perwakilan petani Indragiri Hulu, Riau, korban terdampak konflik dengan PT. RPI yang kemarin melakukan aksi jalan kaki menuju Istana Negara sudah pulang dan berada di kampung. KPPR organisasi pendamping masyarakat yang melakukan advokasi terhadap upaya penyelesaian konflik melalui Ketua Umum organisasinya Muhamad Ridwan menerangkan bahwa konflik lahan antara masyarakat dengan PT RPI Kabupaten Indragiri Hulu diharapkan segera berakhir karena saat ini telah mendapatkan titik terang serta mendapat jalan penyelesaian dari pemerintah.

“KPPR pada Hari Kamis 4 Juli 2024 di Desa Tasik Juang SP 3 akan menggelar kegiatan Rapat Akbar melibatkan seluruh masyarakat petani yang terdampak konflik dengan PT. RPI. Rapat Akbar ini dilaksanakan guna menyosialisasikan 3 poin hasil kesimpulan audiensi KPPR dengan pihak Kementerian LHK terkait penyelesaian konflik antara masyarakat dengan PT. RPI,” kata Ridwan, Ketua Umum KPPR.

Muhamad Ridwan Ketua Umum KPPR juga meminta kerjasama kepada pihak perusahaan PT. RPI kiranya untuk menghormati tahapan yang sekarang sedang dilakukan oleh masyarakat yang tergabung dalam KPPR yang sekarang sedang melakukan kegiatan Plangisasi tersebut.

“Plangisasi ini dilakukan sebagai persiapan KPPR berkaitan dengan akan turunnya Tim dari KLHK bersama perwakilan masyarakat yang tergabung dalam Komite Pejuang Pertanian Rakyat melakukan indentifikasi dan verifikasi lapangan dalam waktu dekat,” tambah Ridwan.

(Fikzen)

Share your vote!


Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid