Ini Sukses Besar Kuba Di Bidang Kesehatan Tahun Ini

Tahun 2015 ini, yang berarti 56 tahun Revolusi Kuba, merupakan tahun membanggakan bagi rakyat Kuba. Terutama pencapaian di bidang kesehatan.

Pada bulan Juni lalu, Kuba ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai Negara pertama di dunia yang berhasil menghapuskan penularan HIV dan Sipilis dari Ibu ke anak.

Ini tentu prestasi luar biasa. Mengingat, pada skala global, ada sekitar 1,4 juta penderita HIV yang hamil setiap tahunnya. Tentu saja, prestasi Kuba bisa menjadi contoh bagi negara lain.

WHO mengatakan, “menghapus penularan HIV dari Ibu ke anak adalah satu prestasi terbesar kesehatan publik. Kuba berhasil menunjukkan bahwa layanan kesehatan universal (gratis) adalah kunci sukses. Termasuk menghadapi tantangan penyakit paling menakutkan seperti HIV.”

Di penghujung tahun ini, Kuba berhasil mempertahankan angka kematian bayi (infant mortality rate) di bawah lima bayi per seribu kelahiran. Ini termasuk terendah di dunia, bahkan bila dibandingkan dengan AS dan Kanada.

Di tahun ini juga, kontingen besar pekerja kesehatan Kuba yang berjuang melawan Ebola di Afrika Barat telah kembali dengan keberhasilan menyelesaikan misi mereka. Dan, tentu saja, mendapat pengakuan dan pujian dunia internasional.

Kuba juga berhasil menciptakan sistim kesehatan berkelas dunia. Sekaligus membuktikan bahwa negara yang dicap “miskin” seperti Kuba sukses mengungguli layanan kesehatan negara-negara maju, seperti Amerika Serikat dan Eropa.

Kuba juga berada di garis depan pengembangan bioteknologi dan penelitian medis. Dan yang mengagungkan, kendati diembargo oleh AS selama setengah abad lebih, rakyat Kuba tetap bisa mengakses obat-obat dan peralatan kesehatan yang memadai.

Seperti diakui oleh Bank Dunia, orang Amerika Serikat berbelanja untuk kesehatan 20 kali lipat lebih banyak dibanding orang-orang Kuba. Namun, angka kematian bayi dan angka harapan hidup orang Kuba tidak kalah dengan AS.

Pengembangan vaksin di Kuba merupakan salah satu yang terbaik di dunia. Cimavax adalah vaksin kanker paru-paru yang mampu mencegah pertumbuhan tumor dalam paru-paru, menstabilkannya, dan memperpanjang usia penderita.

Pusat Imunologi Molekul di Havana, yang dimiliki oleh pemerintah Kuba, adalah pencipta Cimavax. Sekarang lembaga ini sedang mengembangkan vaksi untuk Meningitis B, Hepatitis B, dan Deman Berdarah. Dan patut dicatat, semua obat ini tersedia gratis dan universal untuk seluruh rakyat Kuba.

Kuba, negeri kecil berhaluan sosialis di kepulauan Karibia, telah menjadi contoh bagi berbagai bangsa di dunia dalam penyelenggaraan kesehatan rakyat. Kuba mengembangkan sistim kesehatan di bawah panji-panji “kesehatan untuk semua”.

Konsistensi pemerintah Kuba untuk memajukan kesehatan rakyatnya juga patut diacungi jempol. Sejak revolusi hingga sekarang, anggatan kesehatan Kuba tidak pernah di bawah 10 persen. Bahkan dalam situasi ekonomi yang terburuk sekalipun.

Walhasil, sistem kesehatan Kuba menjangkau hampir 100 persen penduduknya. Sistem kesehatannya pun sangat revolusioner. Para dokter tinggal di komunitas yang dilayaninya. Jadi, bukan rakyat yang mendatangi dokter, tapi dokter yang hadir dan hidup di tengah-tengah rakyat.

Selain itu, Kuba juga jago mencetak dokter. Sejak 1959, sudah 109.000 dokter yang dihasilkan Kuba. Alhasil, Kuba punya rasio dokter dibanding jumlah penduduk merupakan tertinggi di dunia: 1 dokter melayani 148 orang. Bandingkan dengan AS: satu dokter melayani 480 orang.

Tetapi Kuba bukan cuma sukses di negerinya. Sejak 1960-an, ketika Kuba masih dijepit kemiskinan akut, Kuba sudah mengirim relawan medis untuk membantu korban gempa di Chile. Pada tahun 1963, Kuba juga mengirim para medis ke Aljazair.

Saat ini, lebih dari 50.000 dokter Kuba bekerja di 66 negara di dunia, terutama negara yang mengalami bencana alam atau terserang wabah penyakit. Untuk kasus Ebola yang melanda Afrika Barat sejak tahun 2013, Kuba adalah negara pengirim dokter paling terbanyak dan paling militan. Dan itu mendapat pujian, bukan hanya oleh negara-negara Afrika, tetapi juga WHO.

Bravo Kuba…

Raymond Samuel

Share your vote!


Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid