Hari Invasi Niger Ditentukan, Mali dan Burkina Faso Kirim Bantuan Jet Tempur

Niamey, Berdikari Online – Para panglima dari Negara-negara Komunitas Ekonomi Afrika Barat (ECOWAS) mengaku telah menentukan hari bagi pelaksanaan invasi militer ke Niger. Menurut mereka, langkah ini dilakukan untuk memulihkan pemerintahan sipil di bawah Presiden Mohammed Bazoum yang dikudeta akhir Juli lalu.

Menanggapi pernyataan tersebut, Mali dan Burkina Faso telah mengirimkan jet tempur ke negara tetangga mereka. Dua negara ini telah memperingkatkan bahwa setiap invasi atau intervensi militer ke Niger akan dianggap sebagai deklarasi perang terhadap negara mereka.

Krisis di Niger semakin memanas setelah negara-negara tetangga Niger atas dukungan Prancis dan Barat mengancam melakukan intervensi militer dengan dalih untuk menyelamatkan Eks Presiden Mohammed Bazoum yang saat ini menjadi tahanan rumah.

Sikap negara-negara Afrika barat dan Sub Sahara terpecah antara yang mendukung intervensi militer dan yang menolaknya. Sejauh ini sebagian besar negara menolak intervensi militer karena dikhawatirkan akan menciptakan ketidakstabilan kawasan tersebut dalam waktu yang tidak bisa diprediksi.

Komisioner ECOWAS untuk Hubungan Politik, Keamanan dan Perdamaian, Abdel-Fatau Musa, mengatakan pihaknya telah siap dengan tindakan militer meskipun, ia mengaku, telah mengirimkan delegasi perundingan ke Niamey untuk mencari solusi diplomatik. Menurut media Prancis RFI, ECOWAS mempersiapkan 25.000 pasukan yang sebagian besar berasal dari Nigeria dan Senegal.

Rencana invasi ECOWAS tampaknya tidak hanya akan berhadapan dengan militer Niger yang dibantu Mali dan Burkina Faso. Rakyat Niger sendiri sedang berada pada puncak semangat patriotisme untuk membela negerinya yang dirasakan masih terjajah oleh bekas penjajahnya, Prancis. Joseph Okechukwu, seorang pembuat dokumenter asal Nigeria, menulis lewat akun X (19/8) bahwa puluhan ribu rakyat Niger telah mendaftarkan diri menjadi sukarelawan. Kaum perempuan menyatakan kesiapan mereka untuk terlibat aktif, termasuk untuk membuka dapur umum-dapur umum bagi para prajurit apabila terjadi invasi.

(Dom)

Share your vote!


Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid