Gugat KPU, Aliza Gunado Berharap Pimpinan KPU Hadir

Jakarta, Berdikari Online – Sidang perdana Gugatan Aliza Gunado kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dan Pimpinan KPU digelar Kamis (14/3/2024) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan Nomor Perkara : 141/Pdt.G/2024/PN Jkt.Pst
Pantauan Berdikari Online, Aliza Gunado selaku penggugat sudah hadir pada pukul 11:00 walau jadwal sidang pada pukul 11.50 WIB. Namun sidang baru dimulai sekitar pukul 14.00 WIB.

“Tadi sudah digelar dengan pemeriksaan legal standing masing-masing pihak, namun para tergugat kesemuanya belum hadir dan hanya diwakili oleh tim hukum dari KPU RI,” kata Aliza.

“Rencananya,” lanjut Aliza, “sidang digelar pada minggu depan dengan agenda mediasi. Saya berharap para tergugat hadir sehingga permasalahan ini tidak berlarut-larut dan ada kejelasan hukum sesegera mungkin.”

Aliza juga sempat menyampaikan dalam gugatan Perbuatan Melawan Hukum para tergugat salah satunya : “Ketidak-akuratan sistem Informasi Rekapitulasi (SIREKAP) yang telah memunculkan polemik dan bahkan disinformasi proses rekapitulasi peserta pemilu di ruang publik melalui dan/atau akibat SIREKAP, telah melanggar prinsip-prinsip profesionalisme, akuntabilitas, transparansi, efisien & efektifitas di dalam sistem informasi Elektronik dan/atau dokumen Elektronik agar dianggap seolah-olah data yang otentik serta digunakan di ruang publik secara resmi oleh PARA TERGUGAT yang mengakibatkan kerugian dan menimbulkan kegaduhan dan/atau keriuhan khalayak umum.”

“Mengacu pada Perma 1/2016 prinsipal wajib hadir saat mediasi. Saya berharap principal dapat hadir langsung tanpa berwakil agar pelaksanaan mediasi dapat berjalan. Apabila minggu depan tidak juga hadir maka saya akan menunggu dalam masa 30 hari ini kapanpun untuk kehadiran para tergugat di ruang mediasi,” kata Politisi Partai Golkar ini.

Sebagaimana diketahui Aliza Gunado menggugat KPU RI sebuah Lembaga Negara selaku pihak penyelenggara pemilihan legislatif DPR RI dan para Pimpinan KPU RI atas Perbuatan Melawan Hukum melalui dan/atau akibat SIREKAP khususnya dalam ruang lingkup Pileg DPR RI dan tidak ada keterkaitannya dengan DPRD Provinsi dan DPRD Kab/Kota maupun Pilpres.

(Amir)

Share your vote!


Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid