Gempa Hancurkan Hall B Sario, Alvian: Perlu Evaluasi Terkait Rekonstruksi

Manado, Berdikari Online – Gempa yang baru saja menghantam Kota Manado, Senin (11/9) memang bertekanan cukup kuat. Anak kos-an juga berhamburan ke luar.

Kejadian tersebut merobohkan Hall B Lapangan KONI Manado. Tanggapan pun muncul dari beberapa pihak.

“Ini hal yang sangat ironis. Pasalnya gedung tersebut belum lama direnovasi,” ucap Alvian Tempongbuka, salah satu penghuni kos yang ikut berhamburan.

“Artinya, kos-an saya saja yang bisa dikata bangunannya sudah cukup tua tak ada kerusakan apapun, tetapi lapangan KONI yang baru saja direnovasi dengan mudahnya bisa ambruk,” jelasnya.

“Melihat hal demikian, ada sesuatu yang mengganjal dalam fikiran saya, apakah Gempa Yang kuat Atau Bangunan KONI yang asal jadi?” ujar Alfian, yang juga kebetulan adalah Ketua Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Sulawesi Utara.

“Saya rasa hal tersebut perlu mendapat respon dari pihak terkait, terlebih dari Dinas PUPR,” ujar Alfian lagi.

Menurut Alfian, Kejadian tersebut yaitu robohnya Hall B Lapangan KONI Manado yang dikatakan akibat gempa, perlu mendapat ketegasan agar bangunan pemerintahan tidak asal jadi semata. Pasalnya anggaran yang dipakai adalah APBD yang tak tanggung-tanggung besarnya karena menembus angka Rp.14.476. 000.000. Artinya uang tersebut adalah uang rakyat. Terkait kerusakan tersebut, Instansi ataupun oknum terkait rekonstruksi perlu dievaluasi dan diminta pertanggung-jawaban.

(Alvi)

Share your vote!


Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid