Dugaan Penipuan, Caleg DPRD Belu dan TTU Dilaporkan ke POLDA

Kupang, Berdikari Online – Tanggal 1 Maret 2024, pukul 13.00 WITA, Aliansi Mahasiswa NTT (AM-NTT) melaporkan NA dan YPA yang merupakan caleg DPRD Kabupaten Belu dan TTU ke POLDA NTT; dugaan penipuan dana KIP Aspirasi.

Menurut Koordinator Umum AM-NTT, Meki Maubanu, ada dugaan penipuan yaitu pungli yang dilakukan oleh oknum NA dan YPA kepada para korban mulai dari Rp. 1.000.000 – 3.000.000. Namun setelah membayar dan mengikuti proses perkuliahan di Universitas Muhammadiyah Kupang, dana KIP Aspirasi itu tidak pernah cair sampai hari ini.

“Berdasarkan penemuan di lapangan, ada korban yang sudah dialihkan ke KIP reguler, ada yang masih lanjut kuliah pakai uang sendiri, dan banyak sekali yang sudah pulang kampung karena tidak punya uang untuk melanjutkan pendidikan karena dana KIP aspirasi tak kunjung cair,” Lanjut Meki.

Pihak kepolisian mengatakan bahwa mereka menerima laporan ini tapi untuk sementara laporan ini ditahan dikarenakan kepolisian harus bersikap netral.

“Laporan akan kita proses setelah pengumuman resmi dari KPU keluar agar kerja-kerja kepolisian tidak mengganggu proses penghitungan suara dan juga tetap bersikap netral,” kata Diret Kriminal Umum POLDA NTT.

Aliansi juga berharap pihak kepolisian dapat bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi hukum-hukum yang berlaku sehingga pelaku dapat diadili sesuai aturan yang berlaku.

“Kami berharap kasus ini dapat diusut tuntas dan pelaku dihukum sesuai regulasi yang berlaku jika terbukti bersalah dan kami juga berharap POLDA NTT dapat bekerja secara profesional sehingga hukum di NTT dapat ditegakkan,” tutup Koordinator Umum AM-NTT tersebut.

(Amir)

Share your vote!


Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid