Aliza Gunado: Debat Terakhir Meyakinkan untuk Kemenangan Sekali Putaran

Bandar Lampung, Berdikari Online – Pada debat ke-5 yaitu debat terakhir, Pemenangan Teritorial Prabowo-Gibran Aliza Gunado menyatakan bahwa debat terakhir ini membuat makin yakin elektabilitas Prabowo-Gibran akan semakin meroket bahkan memperoleh kemenangan sekali putaran. Alasannya, menurut Aliza, terlihat program Prabowo jelas, realistis, konkrit dan untuk jangka panjang dibandingkan program yang dipaparkan calon lain: begitu amat normatif dan terkesan teoritis.

“Sebagian program strategis Prabowo yaitu memberikan makan bergizi untuk seluruh anak Indonesia termasuk yang masih dalam kandungan ibunya dan dari usia dini sampai dewasa, peningkatan pendapatan guru, ASN, TNI , Polri, dan penyuluh tani,” terang Aliza kepada Berdikari Online, Senin, 5 Februari 2024.
Aliza menambahkan, ketika mereka sehat dan sejahtera, mereka akan bisa fokus bekerja memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Selain itu, menurut Aliza juga, di bidang pendidikan, (Prabowo-Gibran) akan melakukan peningkatan pendidikan bidang sains, pendidikan tekhnologi, engineering, dan matematika; di bidang budaya, Prabowo akan menyediakan dana abadi untuk budaya karena budaya berperan sangat penting untuk menjaga karakter sebagai jati diri dari sebuah bangsa yang diwariskan turun-temurun.

“Karena itu, “ kata Aliza, “jika perhitungan dilihat dari Pilpres 2019, Jokowi 55,5 % – Prabowo 44,5 % dan dilihat fenomena politik saat ini, (Pilpres 2024), pemilih yang pindah ke 03 sekitar 25% dan Jokowi garis keras yang pindah ke 02 sekitar 30%. Begitu pula pemilih Prabowo yang pindah ke 01 sekitar 20% dan tetap di Prabowo garis besar sekitar 24,5 %. Sehingga di Pilpres 2024 sudah tentu total 01 adalah minimal 54,5 % (kecil kemungkinan pemilih Prabowo 2019 pindah ke Ganjar, begitu pula sebaliknya kecil kemungkinan pemilih Jokowi 2019 pindah ke Anies.”

“Jika perhitungan dari segi perolehan partai politik yang bergabung ke Prabowo di 2024 namun 2019 tidak bersama prabowo, terlihat: jika Prabowo di 2024 perolehan 44,5% dan dari segi partai politik yang berpindah maka akan beralih ke 01 yaitu PKS 7,7 % sehingga pemilih tetap Pak Prabowo 36,8 %. Namun dengan bergabungnya Partai Golkar 17,23 % dan Partai Demokrat 7,77%, maka bisa kita bulatkan hasil Prabowo-Gibran di 2024 adalah 61,8 %,” lanjut Aliza.

“Sudah amat sangat simple dan bukan suatu hal yang mustahil jika Prabowo-Gibran akan menang sekali putaran dengan hasil minimal 58,15 %, “Aliza menyimpulkan. Kesimpulan itu masih dikuatkan dengan adanya program-program Prabowo Gibran yang dominan untuk kepentingan rakyat dan bangsa negara, yang realistis, konkrit dan jangka panjang, khususnya saat ini ketika banyak masyarakat memiliki harapan pemimpin yang mampu melanjutkan program presiden-presiden sebelumnya serta menyempurnakan untuk menyejahterakan dan menjaga Persatuan Indonesia.

(Amir)

Foto : Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di debat capres terakhir (Instagram @prabowo)

Share your vote!


Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid