5 Film tentang Ilmuwan Paling Keren

Manusia itu makhluk visual. Menurut data, sekitar 70 persen reseptor sensorik ada di mata, dan hampir 50 persen otak kita terlibat dalam proses visual.

Itu yang membuat otak manusia memproses gambar 60.000 kali lebih cepat dibanding teks. Itu juga yang membuat film bisa menjadi alat penyebar informasi sekaligus pembelajaran yang sangat efektif.

Dengan film, kita cumu butuh duduk manis, sembari ditemani cemilan dan minuman, kita sudah mendapat banyak informasi yang berharga. Apalagi jika yang ditonton adalah film-film tentang ilmu pengetahuan.

Nah, bicara tentang ilmu pengetahuan, ini ada 5 film tentang ilmuwan yang tidak boleh kamu lewatkan.

#1 A Beautiful Mind (2001)

Film ini berkisah tentang perjuangan seorang matematikawan yang sangat jenius, John Nash, dalam melawan penyakit skizofrenia.

Pada 1959, saat di puncak usia produktifnya, Nash divonis mengidap skizofrenia paranoid. Tapi Nash tak menyerah. Ia bahkan menerima penghargaan Nobel pada 1994.

#2 Theory of Everything (2014)

Film “Theory of Everything (2014) menyuguhkan kisah perjalanan hidup salah satu ilmuwan paling jenius dan terpopuler, Stephen Hawking.

Kisahnya dimulai dari Cambridge University, hubungannya dengan istrinya, Jane, juga perjuangannya untuk terus hidup dan berkarya setelah divonis mengidap penyakit Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS).

#3 The Imitation Game (2014)

Film ini mengisahkan kehidupan bapak matematika dan komputer, Alan Turing, yang mendapat tugas dari pemerintah Inggris untuk untuk memecahkan kode dari mesin Enigma.

Enigma adalah Enigma adalah mesin yang digunakan oleh NAZI Jerman saat perang dunia kedua untuk mengirim pesan terenkripsi dengan aman.

#4 Radioactive (2019)

Film ini mengangkat kisah Marie Curie, perempuan pertama dalam sejarah umat manusia yang meraih Nobel: nobel fisika pada 1903 dan nobel kimia pada 1911.

Film ini menunjukkan bagaimana kegigihan Marie sebagai ilmuwan perempuan di tengah masyarakat ilmuwan yang didominasi laki-laki.

#5 Agora (2009)

Film ini mengangkat kisah seorang perempuan matematikawan dan ahli geometri di Alexandria, Mesir, pada abad akhir abad ke-4 SM. Namanya: Hypatia.

Namun, upaya Hypatia memajukan ilmu pengetahuan dihadang oleh pasang konservatisme agama. Dia perempuan pertama yang disiksa dan dibunuh karena pengetahuannya.

Share your vote!


Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid