10 Fakta Tentang Yuri Gagarin

Tanggal 12 April 1961 adalah hari bersejarah. Hari itu, 60 tahun yang lalu, seorang kosmonot Soviet meluncur ke ruang angkasa dengan pesawat ruang angkasa Vostok-1.

Kosmonot Soviet itu bernama Yuri Alekseyevich Gagarin. Sejarah mencatat, dia menjadi manusia pertama yang terbang selama 108 menit ke luar angkasa.

Keberhasilan Gagarin itu bukan hanya simbol keberhasilan ilmu pengetahuan dalam merambah luar angkasa, tetapi juga simbol keunggulan Uni Soviet atas rivalnya Amerika Serikat.

Nah, berikut ini 10 fakta menarik tentang Yuri Gagarin.

#1

Gagarin lahir 9 Maret 1934 di desa Klushino di distrik Smolensk, bagia barat Rusia. Gagarin adalah anak ketiga dari empat bersaudara. Bapaknya, Alexey, seorang tukang kayu. Sedangkan ibunya, Anna, seorang petani sapi perah. Seperti jutaan rakyat Soviet lainnya, Yuri menyaksikan kekejaman fasisme NAZI di depan matanya. Pada tahun 1943, dua kakaknya, Valentin dan Zoya, dideportasi ke kamp kerja paksa di Polandia. Dia sendiri pernah disiksa tentara Jerman karena menolak bekerja.

#2

Kedua, kapsul Vostok-1 yang dikendarai Gagarin dikendalikan dari jarak jauh karena tak ada seorang pun kala itu yang bisa memprediksi perilaku manusia di tengah kondisi ekstrem. Untuk berjaga-jaga, Gagarin diberikan amplop berisi kode untuk mengendalikan kapsul secara manual.

#3

Sebelum terbang ke luar angkasa, sekelompok ahli melakukan tes kepada sejumlah kosmonot, termasuk Gagarin. Tes itu meliputi psikologis dan fisik. Gagarin terpilih karena karakter kepemimpinannya dan kemampuannya mengambil keputusan di masa yang sulit. Dia juga dikenal ramah, sopan, dan terbuka. Dia juga punya ingatan yang bagus dan cerdas. Dan yang lebih penting, postur tubuhnya terbilang pendek, 157 cm, yang cocok untuk ukuran pesawat ruang angkasa.

#4

Kantor berita TASS menyiapkan tiga skenario berita sebelum penerbangan Yuri Gagarin dimulai. Yang pertama ditulis kalau Gagarin sukses; yang kedua sebuah seruan mencari Gagarin jika Vostok-1 gagal mencapai orbit dan jatuh di sebuah tempat, entah di hutan atau laut; yang ketiga ditulis kalau Gagarin mati tragis.

#5

Sebelum meluncur ke angkasa dari ruang angkasa Baikonur, Rusia, Gagarin masih berpangkat Letnan. Namun, setelah mendarat kembali di bumi, dia mendapat pangkat Mayor.

#6

Beberapa hari sebelum terbang, Gagarin menulis surat perpisahan kepada istrinya, Valentina. Ia khawatir dirinya tak bisa kembali lagi ke bumi. Begitu mendarat kembali, dia lupa surat itu. Namun, 7 tahun kemudian, November 1968—hari tewasnya Gagarin karena kecelakaan pesawat jet, Valentina justru baru menemukan surat itu.

#7

Mendaratkan kapsul di Bumi secara teknis mustahil pada masa itu. Jadi, Gagarin harus mengeluarkan diri dari pesawat ruang angkasa dan terjun dengan parasut. Namun, mekanisme pasokan udara antariksa Gagarin tak berfungsi. Alhasil, sang kosmonaut sempat megap-megap kehabisan udara. Manusia pertama di ruang angkasa itu sesungguhnya nyaris mati.

#8

Ketika Ratu Elizabeth II bertemu dengan Gagarin di Inggris, dia meminta untuk dipotret bersama kosmonot Soviet itu. Padahal, berdasarkan etika kerajaan, itu tidak diperbolehkan. Tetapi sang Ratu bersikeras bahwa Gagarin adalah manusia yang sangat istimewa.

#9

Gagarin direncanakan akan ke luar angkasa sekali lagi, tetapi sebuah kecelakaan pesawat jet merenggut nyawanya di tahun 1968. Hingga hari ini, Gagarin masih dianggap pahlawan Soviet dan patung-patungnya masih kokoh berdiri.

#10

Setelah berhasil dengan misi ke luar angkasa itu, Gagarin menjadi pahlawan Uni Soviet, bahkan selebriti dunia. Dia dipanggil ke berbagai negara.

Di Indonesia, kisah keberhasilan Yuri Gagarin menjadi bahan cerita. Pada bulan Juni 1961, ketika berkunjung ke Moskow, Uni Soviet, Sukarno menganugerahi Yuri Gagarin dengan Bintang Mahaputra.

Diolah dari berbagai sumber: SPUTNIK, RBTH, dan HISTORYHIT

Share your vote!


Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid