Warga Pertanyakan Anggaran Pilkades

Tidak hanya pemilihan Presiden dan kepala daerah saja yang memanas, pemilihan kepala desa pun berlangsung cukup panas dan mempengaruhi konstalasi politik di tingkat desa tersebut.

Kejadian ini berlangsung di desa Bangko Jaya, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, yang sedang mempersiapkan pemilihan kepala desa pada tanggal 15 Januari mendatang. Dalam pemilihan ini, ada dua kandidat yang bertarung dan bersaing secara politik, yaitu Suparman Amir dan Zulkarnain.

Kedua kandidat menjanjikan akan melakukan perubahan dan memaksimalkan pembangunan di desa tersebut.

Namun, bukan saja aroma pertarungan para kandidat yang menarik perhatian warga, tetapi juga lembaga Badan Pengawas Kepenghuluan (BPK) selaku panitia penyelenggara pemilihan ini.

Sebagian warga mempertanyakan soal anggaran penyelenggaraan pilkades ini. Pasalnya, menurut pengakuan seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya, pihak BPK menarik dana sebesar Rp31 juta dari masing-masing kandidat.

Legirin, ketua BPK ini, menyatakan bahwa penarikan dana tersebut untuk membiayai kebutuhan operasional selama pemilihan.

Namun, warga tetap mempertanyakan soal anggaran tersebut, sebab ada isu yang menyebutkan bahwa kandidat yang kalah akan dikembalikan Rp7 juta dari setorannya kepada BPK, sementara pihak pemenang tidak akan dikembalikan uangnya.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut