Warga Makassar Protes Jalanan Rusak

Sedikitnya 200-an warga Jalan Dg. Ramang, Kelurahan Pai, Makassar, memblokir jalan masuk ke daerah mereka, Senin (16/7/2012). Bagi warga, aksi ini merupakan bentuk protes atas sikap abai pemerintah terhadap tuntutan perbaikan jalan.

“Jalanan ini sudah rusak sejak bertahun-tahun yang lalu. Namun, sampai sekarang pemerintah tak juga mau memperbaiki,” ujar Rosdiana, salah seorang warga yang memimpin aksi pemblokiran ini.

Kata Rosdiana, proyek perbaikan jalan ini dijanjikan sejak tahun 2007. Saat itu, Gubernur Sulsel ( saat itu dijabat oleh Amin Syam) sedang melakukan pembangunan Gedung Olahraga Biringkayana. “Pembangunan GOR itu direncanakan dilakukan bersamaan dengan pembangunan jalan itu,” kata Rosdiana.

Yang terjadi, kata Rosdiana, pembangunan GOR sudah selesai, tetapi perbaikan jalan tidak pernah tuntas sampai sekarang. Pembangunan jalan itu terus terbengkalai hingga sekarang ini.

Padahal, menurut Rosdiana, kerusakan jalan itu sudah meminta banyak korban. “Ada beberapa warga yang terjatuh dan meninggal,” keluhnya.

Selain itu, kerusakan jalan juga berdampak pada aktivitas perekonomian dan rutinitas keseharian warga. Tak hanya itu, debu jalanan juga menjadi pemandangan yang terus terjadi sepanjang hari.

Ironisnya, jalanan rusak ini berada di kota Makassar, Ibukota Provinsi Sulawesi Selatan. Di situ terdapat sejumlah kantor pemerintah dan fasilitas umum. Salah satunya adalah Kantor Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulawesi Selatan.

Sebelumnya, ada jalan di seberang Dg Ramang, yakni Jalan Batara Bira, diperbaiki karena dilewati oleh rombongan Wapres Boediono. Perbaikan jalan itu hanya memerlukan waktu 2 hari.

“Apakah karena jalan ini tidak dilalui pejabat negara sehingga tidak diperbaiki,” kata Rosdiana.

Selain menggelar aksi pemblokiran jalan, ratusan warga Jalan Dg Ramang ini juga menggelar aksi massa di kantor DPRD Sulsel. Dalam aksinya itu, warga disokong oleh aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD).

Merespon tuntutan warga, pihak DPRD menjanjikan sebuah pertemuan mediasi dengan menghadirkan sejumlah pihak terkait. Pertemuan ini direncanakan berlangsung pada hari Kamis (19/7/2012) mendatang.

Sampai berita ini diturunkan, warga Jalan Dg Ramang ini masih terus memblokir jalan. Mereka melarang kendaraan melalui jalan tersebut. Aksi ini direncanakan berlangsung hingga ada realisasi perbaikan jalan.

Laporan: Zulkifli Budi Jaya

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut
  • iwan

    wajarlah jika mereka protes, mereka hanya menuntut haknya saja………………….