Venezuela: Negeri Dengan Misi Sosial Terbanyak

CELAC, sebuah komunitas baru yang dibentuk oleh 33 negara Amerika Latin dan Karibia, menunjukkan bahwa Amerika Latin bukan lagi halaman belakang dari kekuatan manapun, melainkan sebuah benua yang sedang melangkah maju dengan bangga mengupayakan persatuan. KTT CELAC terakhir berlangsung pada Desember 2011 lalu di Caracas, Venezuela, tempat yang benar-benar simbolis.

Venezuela menjadi lokomotif perubahan, dengan perkembangan dan kemajuan selama 13 tahun di bawah pemerintahan Hugo Chavez dari 1999-2012, yang sering disebut Republik Kelima.

Republik Sosialis Bolivarian Venezuela telah memperoleh ketenaran sebagai negara segudang misi sosial, seperti program pertanian, budaya, lingkungan, ekonomi, sosial dan kesehatan, yang memberi keuntungan kepada rakyat yang selama ini dikesampingkan atau dilupakan oleh Republik Keempat.

Program terbaru dan paling spektakuler adalah misi perumahan (Gran Mision Vivienda Venezuela) dan misi jaminan sosial untuk warga lanjut usia (Gran Mision Venezuela En Amor Mayor).

Misi perumahan diluncurkan pada April 2011 untuk mengatasi kurangnya perumahan yang layak dan terjangkau, yang diperparah oleh bencana banjir pada tahun 2010. Rencananya, pemerintah akan membangun 150.000 rumah baru pada tahun 2011, lalu 200.000 pada tahun 2012, dan 300.000 setiap tahun setelah itu, sampai 2,7 juta rumah baru akan dibangun pada akhir 2019.

Program perumahan dengan bangga mencapai 96% target pembangunan rumah tahun 2011, dengan 144.061 rumah baru yang terbangun. Pada saat bersamaan program ini menjelma menjadi gerakan akar rumput karena rakyat juga dilibatkan.

Presiden Chavez menekankan pentingnya pelibatan rakyat. “Tidak seorang pun yang tahu bagaimana membangun rumah yang lebih baik selain rakyat. Jika ingin menghapus kemiskinan, maka berilah kekuasaan kepada si miskin. Inilah prinsip utama Revolusi Sosialis Bolivarian,” katanya.

Program sosial terbaru adalah misi untuk lanjut usia, yang diluncurkan pada Desember 2011 lalu. Wanita di atas 50 tahun dan laki-laki di atas 60 tahun memenuhi syarat untuk mendaftar dan mendapatka pembayaran pensiun dari negara.

Sebelumnya, warga berusia lanjut yang bekerja di luar sektor publik dan sektor swasta dikesampingkan. Hugo Chavez mengatakan, “berapa banyak orang tua yang bekerja sepanjang hidupnya di rumah keluarganya, mencuci dan menyetrika? Tetapi, setelah berusia 60 tahun, mereka tidak punya uang pensiun. Kami akan memberi uang pensiun penuh kepada mereka.”

Di Republik Keempat, hanya 367.000 lansia yang menerima uang pensiun. Di Republik Kelima, di bawah pemerintahan Hugo Chavez, ada 1.900.000 lansia yang menerima pensiun setara dengan upah minimum.

Pemerintahan Chavez penurunan kemiskinan dari 29,8% pada tahun 2003 menjadi 6,8% pada tahun 2011. Pemerintah telah menetapkan sendiri tugas untuk terus mengurangi angka ini.

OLIVIA KROTH

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut