Venezuela Minta “Carlos The Jackal” Dipulangkan

Beberapa hari lalu, pengadilan Perancis menjatuhkan hukuman seumur hidup kepada Ilich Ramirez Sanchez. Ilich Ramirez, atau sering dipanggil dengan nama “Carlos The Jackal”, adalah seorang marxist kelahiran Venezuela.

Carlos dianggap bertanggung-jawab atas empat kali serangan bom di Perancis. Serangan itu menewaskan 11 orang dan melukai lebih dari 100 orang. Ia sudah menjalani hukuman seumur hidup di Perancis karena tuduhan pembunuhan dua petugas Perancis dan seorang informan Lebanon pada tahun 1975.

Pengadilan perancis menganggap Carlos sebagai seorang teroris. Namun, bagi Venezuela, Carlos dianggap sebagai pejuang dan seorang revolusioner. Bahkan, dengan semangat internasionalismenya, Carlos telah terlibat dalam perjuangan bersama rakyat Palestina.

Pada tahun 1999, pemerintahan Chavez membuat kesepakatan dengan Presiden Perancis saat itu, Jacque Chirac, bahwa jika proses persidangan sudah selesai, maka Carlos akan dikembalikan ke Venezuela. Kesepakatan itu pun dikonfirmasi kepada Presiden pengganti Chirac, Nicholas Sarkozy.

Tetapi kesepakatan itu tidak pernah dipenuhi. Karenanya, bulan lalu, Partai Komunis Venezuela menggelar aksi massa untuk menuntut pemulangan Carlos.

Tahun lalu, di tangan sutradara Olivier Assayas, kisah “Carlos The Jackal” difilmkan. Film itu menceritakan berbagai aksi-aksi revolusioner, namun digambarkan berbau aksi-aksi teroristik, yang dilakukan oleh Carlos dan aktivis  Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina (PFLP).

Salah satu aksi Carlos paling dikenal adalah serangan terhadap markas OPEC di Wina, Austria, pada tahun 1975. Bersama enam orang kawannya, ia menyandera para perwakilan negara-negara OPEC, termasuk delegasi dari Indonesia.

Carlos sendiri ditangkap di Sudan tahun 1994. Ia ditangkap oleh angkatan bersenjata Sudan, yang pura-pura melindungi dan memberinya pengamanan istimewa. Carlos lalu diterbangkan ke Perancis dan diadili di sana.

RAYMOND SAMUEL

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut