Venezuela Memperkuat Patroli Di Perbatasan Dengan Kolombia

CARACAS: Garda Nasional Bolivarian (GNB) telah menempatkan hampir 1.000 tentara tambahan di perbatasan Kolombia-Venezuela setelah Presiden Hugo Chavez memerintahkan siaga untuk menghadapi apa yang disebutnya ancaman serangan dari negara tetangga, demikian dilaporkan kantor berita Kuba, Prensa Latina (27/7).

Menurut kepala Komando regional GNB, Brigadir Jenderal ranklin Marquez, penempatan pasukan dilakukan di di Táchira dan Apure, dua dari tiga daerah yang berbatasan dengan Kolombia. Yang lainnya adalah Zulia.

Marques mengatakan kepada wartawan pada hari Senin bahwa kesatuan lain sudah siap untuk bergerak jika situasi yang rumit.

Menurut perwira tinggi tersebut, walaupun suasana di daerah yang berbatasan dengan Kolombia masih normal, tetapi GNB dalam posisi waspada untuk menghadapi situasi apa pun.

Chavez telah mengumumkan sudah beberapa hari terakhir bahwa ada rencana AS untuk menyerang Venezuela, dengan menggunakan administrasi Alvaro Uribe sebagai ujung tombak.

Bagi pemimpin sosialis ini, tuduhan dari Bogota tentang keberadaan gerilyawan FARC adalah tuduhan palsu, dan dimaksudkan untuk membuka jalan bagi operasi militer.

Sebagai konsekuensinya, Chavez memerintahkan kewaspadaan tinggi, mengingat bahwa Alvaro Uribe akan melaksakan seluruh rencana-rencana itu sebelum mengakhiri kekuasaannya di istana Juan Manuel Santos pada 7 Agustus mendatang.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut