Venezuela Luncurkan Misi Sosial Baru Untuk Ciptakan 3 Juta Lapangan Kerja

CARACAS: Pemerintah Bolivarian terus mengebut program sosial untuk mensejahterakan rakyatnya. Pada tanggal 14 Januari hingga 29 Januari, pemerintah Venezuela akan memulai tahap pertama “misi pengetahuan dan pekerjaan”.

Program ini bertujuan untuk memproduktifkan rakyat dan mengurangi tingkat pengangguran. Ini juga merupakan program jangka panjang pemerintah revolusioner Venezuela untuk mendorong maju perekonomian.

Pengurangan jumlah penganggur di Venezuela terbilang sukses. Chavez mengatakan, pemerintahannya berhasil mengurangi pengangguran dari 14,6% pada tahun 1999 menjadi 8,6% pada maret tahun 2011. Terakhir, pengumuman terbaru pemerintah Venezuela pada bulan Desember 2011 menyebutkan bahwa angka pengangguran tinggal 6,5%. Angka ini terbilang cukup rendah, bahkan bila dibandingkan dengan negara eropa dan Amerika Serikat: Spanyol (22%), Portugal (13%), Uni Eropa (10%), dan AS (9,8%).

Akan tetapi, Venezuela harus berjibaku dengan sektor informal yang cukup besar. Menurut catatan pemerintah, setidaknya pekerja di Venezuela tersedot di sektor informal. Sebagian besar diantara mereka tidak disertai perlindungan keamanan dan jaminan hak-hak sebagai pekerja.

Melalui program ini, pemerintah Venezuela bercita-cita menciptakan 3 juta lapangan pekerjaan produktif dalam tujuh tahun. Program ini akan diprioritaskan kepada mereka yang masih menganggur dan pekerja informal.

Pada tahap pertama, pemerintah akan membuka pendaftaran para calon pencari pekerjaan. Pada tanggal 14-29 januari, pendaftaran akan dibuka di distrik ibukota, negara bagian Vargas, dan Miranda.

Tahap kedua, tanggal 11-26 Februari, pendaftaran akan dibuka di negara bagian Trujillo, Merida, Tachira, Zulia, Lara dan Falcon. Tahap ketiga akan berlangsung di negara bagian Barinas, Portuguesa, Apure, Guarico, Cojedes, Yaracuy, Aragua dan Carabobo.

Dan fase keempat, 17 maret hingga 14 April, pendaftaran akan dibuka di negara bagian Monagas, Anzoategui, Sucre, Nueva Esparta, Bolivar, Amazonas dan Delta Amacuro.

Setelah melalui proses pendaftaran, para peserta akan menjalani pendidikan dan pelatihan selama tiga bulan. Mereka juga akan menjalani pelatihan di tiga tingkatan: teknisi universitas, teknisi menengah, dan teknisi tingkat dasar.

Program pelatihan dan pendidikan ini akan dikontrol langsung oleh kementerian pendidikan. Semua orang akan ditraining di Institut Nasional untuk Pendidikan dan Pelatihan Sosialis (INCES) dan Institut Teknologi.

Dalam proses pendidikan dan pelatihan, setiap peserta akan ditempatkan menurut bidang keahliannya. Setelah selesai mengikuti pendidikan dan pelatihan, para peserta akan ditawari bekerja di proyek-proyek sektor kesehatan, pertanian, perikanan, pekerjaan umum, pendidikan, perawatan orang cacat dan transportasi. Selain itu, ada dua tempat yang membutuhkan pekerja, yaitu di kilang minyak di Sabuk Minyak Orinoco dan proyek misi perumahan.

Selama pelatihan dan menunggu proses penempatan di lapangan kerja, setiap orang dibekali tunjangan sosial sebesar 100 dollar AS.

Inilah gebrakan konkret Venezuela dalam menyediakan lapangan pekerjaan bagi rakyatnya. Tidak puas dengan rakyat yang bergantung di sektor informal, pemerintah Venezuela berharap rakyat bekerja di sektor kerja yang lebih produktif.

Raymond Samuel

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut
  • sam

    wah, great! perlu diconto nih macam programnya bung Hugo Caves ni..