Venezuela Kembali Naikkan Upah Buruh Tahun Ini

Kampanye Calon Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, di Caracas.

Menjelang peringatan Hari Buruh Sedunia, pemerintah Venezuela kembali menjanjikan kenaikan upah buruh. Tingkat kenaikannya pun tidak main-main, yakni 38% hingga 45%.

Pengumuman itu disampaikan langsung oleh Presiden sementara Venezuela, Nicolas Maduro, saat menerima kedatangan kaum buruh di Istana Kepresidenan Miraflores, Rabu (9/4).

Menurut Nicolas Maduro, kenaikan upah buruh ini akan berlangsung tiga tahap: tahap pertama pada bulan Mei, kedua pada bulan September, dan ketiga pada bulan November.

Untuk tahap pertama, pada bulan Mei, kenaikan direncanakan berkisar 20%. Kenaikan itu akan membuat kenaikan upah buruh dari 2,047 bolivar menjadi 2,457 bolivar. Pada bulan September, kenaikan direncanakan 10%, yang akan membawa gaji buruh Venezuela menjadi 2,702 bolivar.

Untuk bulan November, kenaikan diperkirakan antara 5% atau 10%. Jika kenaikannya 5%, maka upah buruh Venezuela menjadi 2,838 bolivar. Namun, bila kenaikannya 10%, maka upah buruh menjadi 2,973 Bolivar.

Jika kenaikan pada bulan November 5%, maka kenaikan upah Venezuela adalah sebesar 38,6% atau 791 (kira-kira Rp 1,3 juta). Bila kenaikan pada bulan November adalah 10%, maka kenaikan upah buruh Venezuela mencapai 45,2% (kira-kira Rp 1,5 juta).

Menurut Maduro, keputusan menaikkan upah itu hanya untuk melanjutkan kebijakan Chavez. 14 tahun yang lalu, ketika Chavez baru berkuasa, Ia menjanjikan kenaikan upah tiap tahun.

Memang, sejak Chavez berkuasa, kenaikan upah buruh sudah menjadi kebiasaan tahunan. Bagi Chavez, kebijakan itu merupakan perintah konstitusi Bolivarian, yang tak lagi memegang konsep upah minumum melainkan penghargaan terhadap manusia.

Selain itu, Maduro menjanjikan, misi sosial  Barrio Adentro­ –program layanan kesehatan gratis– akan ditingkatkan untuk melayani kaum buruh Venezuela dan keluarganya.

Selain itu, Maduro juga akan memperjuangkan agar hak dasar buruh Venezuela, seperti perumahan, pendidikan, dan bahan makanan, bisa terpenuhi dengan baik.

Untuk diketahui, sejak tahun 1998 hingga 2012, upah buruh Venezuela telah meningkat dari 100 Bolivar (setara dengan 16 dollar) menjadi  247.52 Bolivar (330 dollar). Artinya, upah buruh Venezuela telah meningkat 2000% dalam 14 tahun.

Selain itu, Pada tahun 1999,  ada sekitar 65 persen angkatan kerja  Venezuela yang menerima upah minimum. Pada tahun 2012, hanya 21,1 persen dari angkatan kerja Venezuela yang menerima upah dengan tingkat yang paling minimum.

Saat ini, upah buruh termasuk tertinggi di Amerika latin. Upah minimum buruh Venezuela saat ini adalah 2,047 Bolivar (setara dengan Rp 3,2 juta). Lalu, dengan kenaikan upah tahun ini, upah minimum buruh di Venezuela menjadi 2,973 Bolivar (setara dengan Rp 4,6 juta).

Raymond Samuel

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut