Venezuela Bangun Industri Traktor

Pada tahun 2009, Venezuela masih mengimpor 500-an traktor dari Belarusia. Hal itu untuk memperkuat modernisasi pertanian di Venezuela.

Saat itu, akibat kehancuran sektor pertanian yang diwariskan oleh neoliberalisme, pertanian di Venzuela benar-benar tertinggal.

Namun, beberapa bulan kedepan, Venezuela sudah tidak perlu lagi mengimpor traktor dari manapun. Negeri sosialis ini sudah berhasil membangun dua industri traktor untuk menopang sektor pertanian.

Pertama, industri traktor Veniran, yang merupakan hasil kerjasama antara pemerintah Venezuela dan Iran. Pabrik ini mulai dibangun pada tahun 2009 dan sudah mulai berproduksi.

Kedua, pabrik traktor Veneminsk, yang terletak di daerah Barinas (Venezuela barat). Pabrik ini merupakan hasil kerjasama antara pemerintah Venezuela dan Belarusia.

Selain memproduksi traktor, pabrik Veneminsk juga akan memproduksi truk dan alat-alat berat lainnya.

Sebelumnya, para pekerja di pabrik Veneminsk juga dilatih di Belarusia.

Yang menarik, Venezuela membangun kerjasama dengan Iran dalam kerangka solidaritas. Hal ini membuktikan bahwa Iran tidaklah seperti yang dituduhkan barat: negara yang hanya pandai membuat senjata nuklir.

Di sini, ilmuwan-ilmuwan Iran telah membantu rakyat Venezuela. Demikian juga dengan Belarusia. Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko, disebut oleh barat sebagai diktator terakhir di Eropa.

Tetapi fakta telah mengubur tuduhan barat tersebut. Ketiga negara sanggup berkolaborasi dalam kerangka solidaritas.

Memperkuat Sosialisme

Bagi presiden Chavez, pembangunan industri traktor ini punya tujuan jangka panjang: memperkuat bangunan sosialisme Venezuela.

Kata Chavez, untuk memperkuat sosialisme, maka Venezuela harus memperkuat kemandirian politik dan menjalankan revolusi ekonomi.

“Kami akan mengubah Venezuela menjadi kekuatan pertanian. Kami akan melangkah menuju masa depan yang gemilang: Bolivarian dan sosialisme Venezuela,” kata Chavez.

Sebagian besar proyek industrialisasi ini dibiayai oleh keuntungan minyak. Venezuela sangat sukses mengolah keuntungan minyaknya untuk menjadi basis untuk menjalankan industrialisasi secara luas.

Raymond Samuel

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut