Update: Aksi Solidaritas Mahasiswa Bima Kembali Direpresi

Aksi solidaritas seratusan mahasiswa di kantor DPRD Bima, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (24/12) kembali direpresi oleh aparat kepolisian. Polisi memukuli dan menangkap sejumlah mahasiswa.

Menurut informasi yang didapatkan oleh Berdikari Online, kedatangan seratusan mahasiswa itu bermaksud meminta tanggung-jawab DPRD terkait tindakan brutal polisi saat membubarkan aksi pendudukan di pelabuhan Sape.

Karena tidak mendapat respon, seratusan mahasiswa ini pun berusaha menerobos masuk kantor DPRD. Mereka kemudian membawa keluar dua buah kursi dan membakarnya di depan DPRD.

Situasi itulah yang menjadi alasan Polisi segera membubarkan paksa aksi tersebut dan menangkap sejumlah mahasiswa. Mahasiswa yang tertangkap dibawa ke Polres Bima Kota di Gunung Dua.

Mahasiswa merupakan gabungan dari dua Universitas di Bima, yaitu STIKIP Bima dan STISIP Bima.

AGUS PRANATA

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut