Ucapan Dan Tindakan SBY Tidak “Nyambung”

Sejak berkuasa di tahun 2004 lalu, Presiden SBY banyak melontarkan ucapan-ucapan berbau janji politik. Sayangnya, banyak diantara ucapan Presiden SBY itu tidak “nyambung” dengan tindakannya.

“Yang paling nyata, pada saat kampanye pemilu 2009 lalu, ada iklan Partai Demokrat berjudul “Katakan Tidak Pada Korupsi”. Di iklan itu ada gambar SBY juga. Namun, kalau kita lihat hari ini, banyak kader Demokrat yang justru terlibat kasus korupsi,” kata Staff Deputi Politik Komite Pimpinan Pusat Partai Rakyat Demokratik (KPP-PRD), Alif Kamal, di Jakarta (28/2).

Selain itu, kata Alif, dalam banyak kesempatan SBY mendaulat dirinya sebagai pendukung demokrasi. Tetapi, pada kenyataannya, SBY tidak bisa mempraktekkan demokrasi di dalam partainya sendiri, yakni Partai Demokrat.

“Setahu saya, setidaknya SBY merangkap tiga jabatan sekaligus di Demokrat, yaitu Ketua Majelis Tinggi, Ketua Dewan Pembina, dan Ketua Dewan Kehormatan. Artinya, SBY mengendalikan penuh partai ini. Ia menjadi diktator di dalam partainya sendiri,” ungkapnya.

Yang ketiga, kata Alif, baru-baru ini SBY berbicara soal Pancasila sebagai ideologi paling tepat bagi bangsa Indonesia. Pernyataan itu disampaikan saat peresmian Pusat Pendidikan Pancasila dan Konstitusi di Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Selasa (26/2).

“Saya lihat, ini pernyataan klise. Pada kenyataannya, SBY tidak bisa melindungi kemerdekaan beragama. Penganut agama dan keyakinan minoritas di Indonesia tidak bebas untuk menjalankan ibadahnya. Dan SBY terkesan membiarkan hal itu,” ujar Alif.

Alif juga mengatakan, banyak produk kebijakan SBY, termasuk UU pro-neoliberal, yang bertentangan dengan Pancasila. “Kalau SBY pengikut pancasila, ia mestinya tidak menerapkan kebijakan neoliberal,” tegas Alif.

Mahesa Danu

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut
  • ebit

    di masa kepimimpinan sby/demokrat. gagal memimpin bangsa idonesia.. karna tidak sesuai ideologi tertinggi bangsa indonesia yaitu pancasila. dan yang lebih parahnya lagi di masa kepimimpinan sby/demokrat.. banyak produk kebijakan sby, mengenai UU pro neo-liberal. yang sangat bertentangan dengan ideologi pancasila dan UUD 1945..

    Salam merdeka