Tolak Kenaikan Harga BBM, SRMI Persiapkan Aksi Pendudukan

Meski protes dan perlawanan kian meluas, namun kelihatannya pemerintah tetap bergeming untuk menaikkan harga BBM. Bahkan pemerintah akan mengerahkan TNI untuk mengamankan kebijakan ini.

Menanggapi sikap “kepala batu” pemerintah ini, Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) berencana menggelar aksi pendudukan di depan kantor DPR, di Jakarta. Aksi itu dijadwalkan akan dimulai besok, Senin (26/3/2012)

“Kita akan menggelar aksi pendudukan sebagai upaya untuk menunjukkan bahwa rakyat miskin tidak akan berkompromi dengan kenaikan harga BBM,” kata Ketua Umum SRMI, Wahida Baharuddin Upa, di Jakarta, Minggu (25/3/2012).

Menurut Wahida, aksi pendudukan ini akan melibatkan ibu-ibu dari setiap kelurahan yang menjadi basis pengorganisiran SRMI di Jakarta. Mereka akan membawa peralatan dapur mereka sebagai simbol protes.

Selain itu, kata Wahida, aksi pendudukan ini juga terbuka bagi organisasi-organisasi rakyat yang lain untuk bergabung. “Kita ingin menjadikan aksi pendudukan itu sebagai panggung perlawanan rakyat. Jadi akan terbuka bagi siapapun yang menolak kenaikan harga BBM untuk bergabung,” tegasnya.

Sejumlah kegiatan pun sudah dipersiapkan, seperti konferensi pers, mimbar politik, diskusi, pementasan seni, dan lain-lain. Berbagai perlengkapan dan kebutuhan logistik untuk aksi pendudukan pun sudah dipersiapkan.

ANDI NURSAL, Kontributor Berdikari Online

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut