Tolak Kenaikan BBM, Aliansi Mahasiswa Jogja Datangi Kampus-Kampus

Demo jogja.jpg

Aksi protes menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jogjakarta belum surut. Sabtu (22/11) sore, mereka kembali menggelar aksi massa menolak kenaikan harga BBM.

Dalam aksinya kali ini, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Se-Jogjakarta mendatangi kampus. Ada dua kampus besar yang didatangi, yakni Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Universitas Gajah Mada (UGM).

Menurut salah seorang humas aksi, Ardy Syihabuddin, aksi massa yang ditujukan ke kampus-kampus ini bermaksud untuk mengajak keterlibatan mahasiswa luas dalam perjuangan menentang kenaikan harga BBM.

“Kami ingin mengajak mahasiswa luas untuk berjuang bersama kami menolak kenaikan harga BBM. Kami mau mengingatkan, bahwa mahasiswa punya tanggung-jawab sosial sebagai kaum intelektual, yakni memperjuangkan kepentingan rakyat,” ujar Ardy.

Seperti biasanya, Aliansi Mahasiswa Se-Jogjakarta memulai aksinya dari pertigaan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga. Kemudian, setelah menggelar mimbar dan memblokir jalan beberapa saat, massa aksi mulai bergeser menuju kampus UNY.

Di kampus UNY, sejumlah perwakilan dari organisasi yang bergabung dalam Aliansi Mahasiswa Se-Jogjakarta menyampaikan orasi politik. Inti orasinya adalah dampak kenaikan harga BBM bagi rakyat banyak dan ajakan untuk bergabung dalam perjuangan bersama menolak kenaikan harga BBM.

Usai menggelar aksi di kampus UNY, massa aksi menggeser aksinya ke kampus UGM. Sayang, begitu tiba di mulut pintu masuk kampus, massa aksi dihadang oleh barikade Satuan Keamanan Kampus (SKK) UGM. Proses negosiasi pun berlangsung.

Tak lama kemudian, pihak SKK UGM memberikan kesempatan kepada Aliansi Mahasiswa Se-Jogjakarta untuk memasuki kampus tetapi tidak melebihi jarak 100 meter dari pintu masuk kampus.

Di dalam kampus UGM, massa aksi membentuk lingkaran besar dan kemudian menggelar mimbar bebas. Situasi agak memanas ketika massa aksi berusaha merengsek lebih jauh ke dalam areal kampus UGM. Aksi saling dorong antara massa mahasiswa dan petugas SKK UGM pun tak terhindarkan.

Massa aksi Aliansi Mahasiswa Se-Jogjakarta sempat memblokir jalan Bunderan UGM dan membakar ban bekas. Tak hanya itu, massa aksi juga terus menggelar orasi politik secara bergantian. Massa aksi kemudian mengakhiri aksinya dengan membacakan pernyataan sikap.

Aliansi Mahasiswa Se-Jogjakarta ini merupakan gabungan dari sejumlah organisasi dan kampus di Jogjakarta, seperti Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI) PPI, KPO PRP, REPDEM, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), SEKBER, FAM-J, PEMBEBASAN, CAKRAWALA, BEM UIN, FL2MI, dan lain-lain.

Medi Muamar

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut