Tolak Jaminan Kesehatan Nasional, Warga Kendal Blokir Pantura

Ratusan rakyat miskin di Kendal, Jawa Tengah, yang tergabung dalam Jaringan Masyarakat Kendal, berupaya memblokir jalan jalur Pantura Kendal, Rabu (8/1/2013). Aksi pemblokiran ini dimaksudkan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Namun, sebelum aksi pemblokiran itu berhasil dilakukan, puluhan aparat kepolisian datang menghalau massa. Akhirnya, massa pun hanya bisa menggelar aksi di Pasar Kaliwungu.

“Kami menolak program JKN itu tidak memihak rakyat miskin dan cenderung melahirkan praktik korup,” kata koordinator aksi, Ahmad Misrin, saat menggelar orasinya di hadapan massa aksi.

Menurut Misrin, sistem layanan kesehatan ala JKN tidak sesuai dengan amanat konstitusi. Alasannya, kata dia, sistem JKN mengharuskan rakyat membayar iuran atau premi untuk mendapatkan layanan kesehatan.

“Seharusnya, kalau mengacu ke UUD 1945, negara bertanggung-jawab terhadap urusan kesehatan rakyat. Artinya, rakyat berhak mendapatkan akses kesehatan tanpa harus membayar iuran,” ujarnya.

Ahmad Misrin, yang juga aktivis Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI), menilai program JKN sangat berbau neoliberal karena menggeser tanggung-jawab negara dalam urusan kesehatan menjadi tanggung-jawab individu rakyat.

Selain itu, kata Misrin, konsep JKN juga telah mereduksi makna jaminan sosial menjadi bisnis asuransi. “Di sini negara tidak menjamin hak sosial rakyat sama sekali. Yang terjadi, rakyat dipaksa membayar iuran untuk mendapatkan layanan kesehatan,” tegasnya.

Selain menggelar mimbar bebas dan orasi secara bergantian, massa aksi Jaringan Masyarakat Kendal ini juga membagi-bagikan selebaran berisi penolakan terhadap JKN kepada masyarakat umum.

Mahesa Danu

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut