Minggu, 6 November 2011 | 3:22 WIB · 0 Komentar
Berikut ini adalah bagian ketiga bahan kuliah Professor Sakurai Yumio, Department of Asian History, the University of Tokyo, tentang Ho Chin Minh, pahlawan revolusi sosialis di Vietnam. Artikel ini diterjemahkan oleh Tri Ramidjo pada 27 Juli 1988. Bung Tri mendengar langsung Prof Sakurai berbicara, dan kemudian mengetiknya. Untuk melihat bagian kedua , anda bisa mengklik di sini
————————
Di tahun-tahun itu masing-masing pemimpin bekerja untuk negerinya sendiri. Misalnya, Stalin bekerja untuk kepentingan Rusia, Mao Tse Tung bekerja untuk kepentingan negeri China. Dan kali ini Ho Chi Minh bisa bekerja untuk kepentingan Vietnam.
Pada tahun 1940, pemuda-pemuda Vietnam, seperti Pham Van Dong, Vo Nguyen Giap dan lain-lain, bisa melihat Ho Chi Minh di Yunnam. Mereka-mereka ini adalah murid-murid Ho Chi Minh angkatan ke-2 (kedua). Pemuda-pemuda Vietnam ini ingin agar Ho Chi Minh kembali ke Vietnam.
Pada tahun 1941, Central Comite Partai Komunis Vietnam mengadakan sidang pleno di gunung PAC BO dan Ho Chi Minh juga hadir.
Ini adalah untuk kedua kalinya Ho Chi Minh menghadiri sidang Partai dan pulang ke Vietnam sesudah 31 tahun merantau. (Beliau pergi dari Vietnam pada tahun 1910 dan kembali tahun 1941).
Bagaimanakah menurut pandangan mata pemuda-pemuda revolusioner Vietnam mengenai Ho Chi Minh?
Pertama: Beliau adalah orang yang mempunyai sejarah di dalam Komitern.
Kedua: Beliau adalah sebagai ayah perjuangan revolusioner,
Di sini, Ho Chi Minh bersama-sama dengan China berjuang melawan fasisme Jepang.
Pada tahun 1942, lahir organisasi VIET MINH yang berjuang untuk pembebasan Vietnam.
Pada tahun 1942 itu Ho Chi Minh pergi ke China untuk mengadakan kontak dengan Kou Min Tang.
Pada waktu itulah beliau menyebutkan namanya Ho Chi Minh. Artinya hati yang suci.
Selama ini namanya ialah Nguyen Ai Quoc (artinya: Nguyen yang cinta tanah-air atau bisa juga disebut patriot nguyen) – sungguh nama yang menakutkan.
Tapi nama Ho Chi Minh adalah nama yang sederhana dan tidak menakutkan. Pada tahun ini juga Ho Chi Minh ditangkap oleh Ko Min Tang dan dimasukkan penjara selama 15 bulan.
Pada waktu itu Ho Chi Minh pernah menulis buku berjudul “Catatan Harian Di Dalam Penjara”. Ho Chi Minh mengatakan bahwa selama berada di dalam penjara hatinya (perasaannya) selalu merdeka. Penderitaan membuat hati menjadi jernih. Rantai besi membuat badan bisa beristirahat.
Dari penderitaan ini Ho Chi Minh menjadi orang yang suci (orang alim, orang saleh, orang kudus) untuk Vietnam.
Pada tahun 1943 Ho Chi Minh keluar dari penjara. Partai Ko Min Tang mengangkat Ho Chi Minh menjadi Perdana Menteri Kabinet Darurat Liga Kemerdekaan Vietnam .
Sesudah 15 bulan ditahan dalam penjara dan kemudian dibebaskan, Ho Chi Minh kembali ke Vietnam dengan membawa senjata dan uang yang banyak dari China. Setiap bulan beliau menerima seratus ribu dollar ( US$ 100.000,-) dari Ko Min Tang.
Jadi, di mata orang Vietnam Ho Chi Minh adalah orang yang bisa membuat mukzizat.
Pada tahun 1944, Vo Nguyen Giap menjadi Pemimpin Tentara Rakyat Vietnam, Truong Chinh menjadi Sekretaris Jendral PKV, tetapi Ho Chi Minh sendiri tidak mau menjadi apa-apa di dalam Partai. Tetapi kalau ada sesuatu kesulitan atau soal di dalam Partai, semua pemimpin Vietnam minta pendapat Ho Chi Minh. Dan siapa saja tidak bisa menentang pendapat Ho Chi Minh. Karena untuk semua pemimpin PKV, Ho Chi Minh adalah ayah mereka seperti apa yang sudah saya katakan tadi.
Kedua : Hanya Ho Chi Minh saja yang mengerti keadaan (situasi) dunia.
Jadi, biasanya pemimpin-pemimpin mengeluarkan pendapat yang berapi-api, tetapi Ho Chi Minh mengatakan bahwa situasi politik dunia belum mengizinkan. Mengetahui hal ini pemimpin-pemimpin muda Vietnam merasa tenang mengeluarkan pendapatnya yang berapi-api itu.
Jadi saya kira PKV pada waktu itu adalah seperti Sekolah Guru (mirip seperti sekolah).
Vo Nguyen Giap pernah berkata, bahwa Ho Chi Minh pada waktu itu bukanlah seperti manusia biasa, tetapi seperti dewa. Tidak ada hal yang tidak bisa.
Kemudian Ho Chi Minh juga berkata: “ Kalau tidak ada saya, Vo Nguyen Giap tidak ada.” Hubungan Vo Nguyen Giap dengan Ho Chi Minh adalah seperti hubungan anak dan ayah. Hubungan ayah dan anak ini adalah hubungan seluruh anggota PKV dengan Ho Chi Minh.
Pada bulan Agustus tahun 1945 Republik Demokrasi Vietnam lahir.
Tanggal 2 September 1945, Ho Chi Minh membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan di Hanoi.
Beratus ribu Rakyat Vietnam mengunjungi tempat rapat umum untuk melihat orang tua yang terkenal, tetapi Ho Chi Minh belum pernah berpidato di depan umum. Karena Ho Chi Minh selama itu selalu bekerja di bawah tanah dan tidak pernah muncul di depan umum. Waktu itu orang tua Ho Chi Minh ini selalu bicara seperti biasa.
Yang pertama dikatakannya ialah: Apakah orang-orang yang di belakang bisa mendengar suara saya?
Seluruh Rakyat sambil tertawa berteriak menjawab : Ya, bisa dengar.
Di sini Ho Chi Minh juga bertindak bukan sebagai pemimpin, tetapi muncul sebagai bapak.
Sesudah kemerdekaan Vietnam, pekerjaan Ho Chi Minh adalah sebagai penyambung lidah (juru bicara) dari pemerintah dan PKV. Ho Chi Minh banyak menulis surat selebaran untuk memberi pengertian kepada Rakyat apa yang diperlukan pemerintah.
Misalnya: waktu pemerintah menyerukan tentang penghematan (kalau di Indonesia disebut mengencangkan ikat pinggang), Ho Chi Minh mengadakan perjalanan keliling ke seluruh negeri memberi penjelasan langsung kepada Rakyat.
Partai di daerah-daerah mengundang Ho Chi Minh. Dan satu contoh saja dalam penghematan ini: Ho Chi Minh adalah pecandu rokok (suka sekali merokok). Waktu Ho Chi Minh akan merokok, ada orang yang menyalakan korek api. Tapi Ho Chi Minh mencegahnya dan dia pergi ke tempat perapian (dapur) untuk menyalakan rokoknya dan dia berkata : “sekarang negeri kita masih sulit sekali untuk membuat korek api. Jadi kita harus menghemat.” Dengan cara begitu Ho Chi Minh mendidik (mengajari) Rakyat tentang penghematan.
Tindakan begini bukan tindakan seorang pemimpin, tapi ini adalah peri-laku seorang guru.
Jadi Ho Chi Minh bukan hanya membuat sekolah untuk Partai Komunis Vietnam, tetapi membuat sekolah untuk seluruh Rakyat Vietnam. Jadi beliau adalah guru seluruh Rakyat.
(Di dalam cerita wayang ada tokoh SEMAR yang selalu keluar sebagai punokawan. Tetapi kalau tokoh SEMAR ini marah, semuanya akan menjadi kalang kabut.
Saya kira Ho Chi Minh adalah tokoh SEMAR diVietnam.)
Ho Chi Minh menjadi Presiden selama 24 tahun dari tahun 1945 – 1969. Dalam waktu itu (selama waktu itu) beliau adalah pemimpin perang.
Dari tahun 1946 sampai tahun 1954 perang melawan Perancis dan dari tahun 1960 sampai tahun 1969 perang melawan imperialis Amerika.
Dalam sejarah dunia pemimpin yang seperti iitu hanya Napoleon saja. Tetapi tidak ada orang yang membandingkan Ho Chi Minh dengan Napoleon. Pemimpin Iran Ayatullah Khomeini mirip dengan Ho Chi Minh.
Begitu lamanya Hol Chi Minh memimpin perang, tetapi mengapa Ho Chi Minh dikatakan oleh orang-orang pencinta damai. “Bukan sebagai orang yang cinta perang”?
Ho Chi Minh adalah orang yang sabar. Ho Chi Minh selalu berusaha untuk menerima permintaan (tuntutan) musuh.
Misalnya pada tahun 1946, Ho Chi Minh menyatakan setuju Vietnam dijadikan Uni-Perancis. Dan setuju tentara Vietnam dipimpin oleh opsir-opsir Perancis.
Tetapi Perancis menolak dan tidak menyetujui kemerdekaan Vietnam .
Jadi orang-orang di seluruh dunia mengerti dan mengetahui, bahwa yang jahat adalah pihak Perancis.
Waktu Rakyat-Rakyat di dunia mengerti , bahwa Vietnam berada di fihak yang benar (Vietnam adalah baik) dan Perancis di fihak yang salah (Perancis adalah yang jahat), maka pada waktu itu Ho Chi Minh bisa menjadi marah.
Pada bulan Desember tahun 1946 Ho Chi Minh membacakan dekrit Pernyataan Perang Dengan Perancis.
Isinya : Saudara-Saudara Vietnam, kita ingin perdamaian. Karena itu kita banyak memberikan apa-apa kepada Perancis. Tetapi makin banyak yang kita berikan kepada Perancis, makin banyak Perancis meminta dan menuntut. Karena apa? Karena Perancis menginginkan negeri kita. Tetapi kita tidak mau kehilangan negeri kita untuk kedua kalinya dan tidak mau menjadi budak untuk kedua kalinya. Karena itu, untuk kemerdekaan kita tidak memerlukan apa-apa.
Saudara-saudara, kita harus bangkit sekarang. Laki-laki dan wanita, orang tua dan pemuda, semua suku yang tinggal di Vietnam harus perang melawan Perancis. Dan harus membela negeri. Orang yang punya bedil harus membawa bedilnya, orang yang punya pedang harus mengambil pedangnya. Kalau tidak ada pedang ambil cangkul, bajak, arit atau apa saja untuk membela negeri ini. Perang ini akan berlangsung lama, tetapi kalau kita membuang segala-galanya kita akan menang.
Waktu Ho Chi Minh menjadi marah, Rakyat Vietnam menjadi kuat sekali. Karena apa? Karena menurut Rakyat Vietnam, apa yang dikatakan Ho Chi Minh adalah yang paling benar. Beliau dianggap sebagai ayah mereka.
Waktu perang melawan Amerika, Ho Chi Minh juga berbuat seperti itu.
Pertama: Ho Chi Minh menuntut hubungan pos dengan Vietnam Selatan.
Menuntut diadakannya pemilihan umum di seluruh Vietnam .
Tetapi Ngo Dinh Diem, presiden Vietnam Selatan (Vietsel), menolak tuntutan Ho Chi Minh.
Menurut pandangan Rakyat seluruh dunia, Vietnam Selatan adalah jahat dan yang benar adalah Ho Chi Minh.
Surat tuntutan Ho Chi Minh adalah sangat baik, tetapi jawaban Vietnam Selatan adalah sangat jelek dan kasar. (bah Jepangnya : JYOHIN = halus, baik sekali GEHIN = kasar, jelek sekali ).
Jadi sebelum perang dimulai Rakyat-Rakyat di dunia menyokong Ho Chi Minh.
Pada bulan Juli 1966 Ho Chi Minh pidato di radio. Waktu itu tanah air Vietnam Utara dihujani bom oleh Amerika.
Pidato itu judulnya: tidak ada yang lebih berharga daripada kemerdekaan dan kebebasan.
“Seluruh tentara dan Rakyat Vietnam; Sekarang imperialis Amerika sudah memulai perangnya. Mungkin imperialis Amerika akan mengirimkan lima-ratus-ribu atau satu juta tentaranya ke Vietnam. Amerika bisa mengirimkan beribu-ribu pesawat terbang untuk menghancurkan Vietnam. Perang ini akan berlangsung 10 tahun atau 20 tahun atau lebih lama lagi. Seluruh kota-kota dan pabrik-pabrik di Vietnam akan hancur. Bapak, ibu, kakak, adik, saudara-saudara, akan banyak yang mati. Tetapi Rakyat Vietnam samasekali tidak gentar atau takut. Karena tidak ada yang lebih berharga daripada kebebasan dan kemerdekaan. Hari kemenangan yang gilang gemilang pasti datang dan kita akan bisa membangun Vietnam lebih indah.
Rakyat Vietnam pasti menang.
Amerika pasti kalah.
Hidup Vietnam yang damai.
Hidup Vietnam yang bersatu.
Hidup Vietnam yang merdeka.
Hidup Vietnam yang makmur.”
Pidato ini sungguh-sungguh memikat hati. Karena apa? Di belakang Ho Chi Minh, Tuhan di Vietnam marah. Jadi tentara dan Rakyat Vietnam tidak merasa gentar atau takut.
Ho Chi Minh bisa dibandingkan dengan siapa?
Hose Lizar pemimpin revolusi dari Spanyol. Ho Chi Minh adalah Hose Rizal yang berumur panjang. Atau Gandhi yang tidak terbunuh. Atau Sukarno yang memegang kekuasaan sampai mati. Atau seperti Mao Tse Tung tetapi yang dicintai Rakyatnya sampai mati. Tapi sesudah mati pun dijunjung tinggi seperti Stalin. Jadi melihat ini Ho Chi Minh adalah pemimpin yang aneh ( menakjubkan ).
Orang yang aneh (menakjubkan) ini meninggal dalam usia 79 tahun. Tapi membaca isi Surat Wasiat Ho Chi Minh tidaklah aneh.
ISI SURAT WASIAT ITU :
Dulu kalau orang bisa hidup sampai 70 tahun saja sudah dianggap aneh. Tahun ini saya sudah berumur 79 tahun. Menjadi orang yang aneh. Semangat dan daya fikir saya masih sehat. Tetapi badan saya menjadi sedikit lemah. Manusia kalau sudah berumur 70 tahun badannya akan lemah. Itu bukan hal yang aneh. Jadi sampai kapan saya bisa mengabdi untuk tanah-air, untuk Rakyat - siapapun tidak tahu.
Jadi, pada waktu saya pergi ke Tempat Marx dan Lenin, maka supaya semua orang tidak susah, saya mempersiapkan Surat Wasiat ini.
Pertama :
TENTANG PARTAI : Partai harus bersatu. Satu hati dan satu mata (seperti satu mata dan satu hati). Untuk Rakyat, untuk klas pekerja dan untuk tanah air.
Di dalam Partai harus ada kritik dan otokritik. Itu adalah persatuan di dalam Partai berkembang.
Semua anggota harus saling mencintai seperti saudara kandung. Partai harus bekerja untuk kepentingan Rakyat. Partai harus bermoral tinggi. Kalau tudak begitu, Rakyat tidak akan percaya. Pemuda-pemuda Vietnam adalah luar biasa. Berani dan tidak pernah kalah dengan segala kesulitan. Partai kita harus mengajar moral kepada pemuda-pemuda dan generasi selanjutnya harus dibentuk.
TENTANG RAKYAT: Rakyat kita sampai sekarang sudah bersusah payah. Imperialis dan kolonialis telah menyusahkan Rakyat kita. Perang berlangsung lama. Tetapi Rakyat selalu percaya kepada Partai dan bersama-sama Partai berjuang. Jadi Partai mempunyai kewajiban untuk memakmurkan Rakyat.
TENTANG PERANG: Perang dengan Amerika berlangsung lama. Kita akan mengorbankan banyak jiwa dan harta. Tapi kita akan berjuang sampai menang. Seluruh gunung, air dan Rakyat akan berjuang dan menang. Dan sesudah menang, kita akan membangun Vietnam 10 kali lebih baik. Amerika mesti enyah (pergi keluar) dari Vietnam. Negeri kita pasti bersatu. Utara dan selatan akan menjadi satu keluarga. Seluruh dunia akan memuji negeri kita yang kecil tapi bisa mengalahkan raksasa imperialis Amerika dan kolonialis Perancis.
TENTANG GERAKAN KOMUNIS INTERNASIONAL : Saya sebagai manusia telah menyumbangkan tenaga saya. Jadi saya merasa sedih dengan adanya perpecahan didalam Gerakan Komunis Internasional. Jadi saya mengharapkan kepada PKV supaya berusaha untuk mempersatukan seluruh Gerakan Komunis Internasional. Saya percaya seluruh Partai di dunia akan bersatu dan utuh kembali.
TENTANG DIRI SAYA: Saya akan mengabdi tanah air, untuk revolusi dan untuk Rakyat sepanjang hidup saya. Jadi kalau saya sekarang ini harus meninggalkan dunia ini, tidak apa-apa. Jadi jangan bikin upacara megah untuk upacara pemakaman saya. Karena saya sedih dengan upacara-upacara seperti itu akan banyak membuang waktu Rakyat dan banyak memakai uang Rakyat.
Akhirnya saya sampaikan pesan saya kepada seluruh Rakyat, tentara, pemuda dan anak-anak Vietnam dan bersamaan dengan itu kepada anak-anak dan orang-orang seluruh dunia, rasa cinta dan kasih sayang saya.
Hanoi, tanggal 10 Mei 1969.
Pada tanggal 04 September 1969, Partai Komunis Vietnam, Pemerintah Vietnam dan Front Tanah Air Vietnam mengumumkan kepada seluruh Rakyat dan dunia, bahwa Ho Chi Minh yang tercinta telah meninggal dunia. Meninggal tanggal 03 September 1969 pagi hari jam 09.47.
Di depan jenazah Ho Chi Minh banyak orang yang jatuh karena menangis. Sekarang pun kalau orang bercerita atau berbicara tentang hari meninggalnya Ho Chi Minh ini, orang Vietnam masih menangis. Jadi, untuk orang Vietnam, Ho Chi Minh adalah ayah mereka.
Tahun 1975 perang Vietnam berakhir. Nama lagu kemenangan Vietnam ialah: VIETNAM OF HO CHI MINH, bukan HO CHI MINH OF VIETNAM.
Untuk orang Vietnam: Ho Chi Minh dan Vietnam adalah satu.
Sekarang 17 tahun sudah berlalu. Semua murid-murid Ho Chi Minh sudah pensiun.
Sekarang ini PKV bukan sekolah lagi tetapi sudah menjadi satu organisasi atau lembaga. Bukan menjadi tempat hubungan antara manusia dengan manusia lagi, tetapi menjadi organisasi politik.
Jadi moral Ho Chi Minh yang hemat dan merakyat sudah hilang di dalam PKV.
Zaman Ho Chi Minh sudah berganti dengan zaman ekonomi.
Sekarang ini apakah seluruh Rakyat Vietnam bisa mencintai Partai Ekonomi atau tidak, itu menjadi problem di Vietnam.** Tri Ramidjo
(Selesai)
Tags: Ho Chi Minh, Vietnam
Follow @berdikarionline