Tidak Digubris, Ratusan Warga Blang Lancang Datangi Walikota Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE: Merasa tidak digubris oleh pihak Pertamina dan Pemda setempat, ratusan warga eks Blang Lancang mendatangi kantor Walikota Lhokseumawe, Senin (28/6). Mereka menuntut pihak Walikota segera merespon tuntutan rakyat soal pemindahan lahan warga eks Blang Lancang.

Koordinator aksi, Ahmad Refki Bentara mengatakan, pihak PT. Pertamina seharusnya bertanggung jawab atas hilangnya lahan pemukiman warga, yakni dengan mengusahakan adanya lahan pengganti.

Untuk itu, warga yang mengatas-namakan diri sebagai Aliansi Masyarakat Tergusur menuntut agar Meneg BUNM segera menindak lanjuti dan memberikan izin pengalihan aset pertamina di Desa Ujung Pacu, Kecamatan Muara Satu, untuk perkampungan penduduk eks Blang Lancang.

Dalam aksi itu, warga berhasil bertemu dengan Walikota Lhokseumawe, Suaidi Yahya, dan sejumlah anggota Komisi C DPRK Lhokseumawe. Pihak Walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya menyatakan dukungan terhadap aksi ini. Sementara pihak DPRK Lhokseumawe menjanjikan rapat bersama dengan menghadirkan Pertamina dan Pemkot. (Ulf)

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut