Syukuran Idul Adha Ala Aktivis Pergerakan

Sehari setelah perayaan Idul Adha 1431 H, para aktivis pergerakan di Surabaya menggelar acara syukuran bersama dengan ratusan kaum miskin.

Acara ini diselenggarakan atas kerjasama antara Komunitas Kampung Ilmu dengan aktivis Federasi Nasional Perjuangan Buruh Indonesia (FNPBI), Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI), dan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND).

Menyambut acara ini, Koordinator Kampung Ilmu, Budi Santoso, yang juga ketua KPW PRD Jatim, menegaskan bahwa acara ini dimaksudkan untuk memperkuat semangat gotong royong di kalangan rakyat.

Hadir dalam acara ini tokoh-tokoh masyarakat dan pejabat pemerintahan setempat. Selain rakyat miskin sekitar lokasi, acara ini juga dihadiri oleh para tukang becak.

Pengurus NU Bubutan, Haji Lukman, didaulat untuk menyampaikan ceramah mengenai makna Idul Adha dan kurban. Dikatakan bahwa Idul Adha punya nilai kebersamaan dan solidaritas, sesuai dengan prinsip gotong royong bangsa Indonesia, tetapi bertentangan prinsip individualisme dan kompetisi bebas ala kapitalisme.

Acara ini ditutup dengan acara bakar sate secara bersama-sama.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut