Surat dari Buruh Industri Otomotif kepada Presiden Venezuela

Perwakilan serikat buruh perakit mobil meminta Presiden Nicolas Maduro untuk mempertimbangkan aspek-aspek dari Undang-Undang baru yang mengatur penjualan kendaraan, dan menyarankan perubahan industri otomotif Venezuela untuk memajukan produksi mobil nasional. 

Buruh Venezuela di perusahaan-perusahaan perakitan kendaraan dan pabrik-pabrik peralatan mobil saat ini khawatir dan mulai mendiskusikan situasi (nasional) industri otomotif.

Tahun ini kami melihat tingkat produksi di pabrik-pabrik tempat kami bekerja telah menjadi tidak stabil. Para majikan menyebut persoalan melambungnya mata uang asing (untuk impor bahan dan teknologi). Jiki ini benar dan persoalan ini disebabkan oleh keberadaan aliran mata uang asing di dalam negeri, kami percaya bahwa negara harus segera menghentikan rencana untuk mengimpor kendaraan dan merevisinya, dengan kemungkinan kaum buruh memenuhi kebutuhan tersebut melalui produksi nasional. Ini akan menjaga mata uang asing untuk kebutuhan nasional dan aktivitas manufaktur lainnya yang berkontribusi bagi Produk Nasional Bruto (PNB).

Undang-Undang Pengaturan Pembelian dan Penjualan Kendaraan Bermotor Baru dan Bekas telah mencanangkan diskusi nasional mengenai harga kendaraan yang tinggi ke depannya. Kami buruh gembira bahwa negara melindungi penduduknya dari riba dan spekulasi. Dan bahwa hal itu menguatkan perlawanan terhadap berlebihannya kapital dan perusaahaan-perusahaan transnasional dengan kerangka legal yang menertibkan kegiatan penjualan.

Karena hal ini kami menolak opini yang berkembang, dari sektor-sektor spekulatif yang sama, yang telah menyalahkan naiknya harga-harga terhadap buruh otomotif dan serikat buruhnya.

Hari demi hari kami buruh otomotif mengalami sejumlah kesulitan berproduksi, dan para majikan menuduh kami tidak bertanggungjawab. Mereka mempertahankan tugas-tugas pekerjaan yang telah menyebabkan sakitnya lebih dari 50% dari tenaga kerja, banyak yang dengan dua atau tiga kerusakan. Ini merupakan alasan utama ketidakhadiran [pekerja] yang mereka keluhkan.

Hari ini perusahaan-perusahaan otomotif mulai merespon Undang-Undang baru tersebut dengan menurunkan produksi, dan mengancam akan memotong shifts dan model kerja di bawah produksi. Lebih lanjut, dalam negosiasi kontrak seperti di  perusahaan Ford, wakil pengusaha  mengancam akan meninggalkan meja (perundingan) jika Undang-Undang itu diberlakukan, sebagaimana sejenisnya yang terjadi pada General Motor dan MMC (Mitsubishi) dalam beberapa minggu ini.

Kami percaya bahwa pembuat Undang-Undang, meskipun dengan itikad baik membuat Undang-Undang yang mendukung rakyat Bolivarian, bila tidak mengambil pendapat buruh otomotif dalam pertimbangan, tidak dapat mengevaluasi resiko-resiko tertentu dalam situasi yang dapat muncul saat pemberlakuan Undang-Undang Pengaturan Pembelian dan Penjualan Kendaraan Bermotor Baru dan Bekas, dalam bentuk hukum sekarang yang telah disetujui oleh Majelis Nasional.

Resiko yang mungkin muncul adalah bahwa para majikan, orang yang sama dengan mereka yang tidak berani mengatakan apa yang mereka pikirkan di hadapan publik, memutuskan untuk tidak melanjutkan produksi di negeri ini, mengakibatkan jatuhnya korban yang akan kehilangan pekerjaan akibat ditutupnya perusahaan. Ini akan menghasilkan kerugian yang buruk, termasuk secara politik dari dimensi yang tidak diinginkan, dalam aksi para pekerja dan lingkungan sosial serta keluarganya. Diperkirakan industri otomotif mempekerjakan lebih dari 80.000 orang, ditambah pekerjaan-pekerjaan yang langsung berhubungan dengan kegiatan perakitan kendaraan.

Pekerja pada industri otomotif meminta kepada serikat-serikat yang kami mobilisasi dan kami sedang mendiskusikannya. Kami ingin anda, yang kiranya sejawat kami, presiden buruh Nicolas Maduro, untuk mendengarkan kami, dan sebelum memberlakukan Undang-Undang ini, pertimbangkan kemungkinan untuk membuka diskusi dengan kami; [kami] yang telah terlibat dalam hiruk-pikuk perjuangan revolusioner, mempertahankan proses ini bersama tokoh besar Hugo Chavez dan sebagai konsekuensi perintah dari Comandante yang sama, telah mengikuti anda, presiden buruh Chavista kami yang pertama.

Kami memberikan semua pengetahuan kami pada pelayanan pemerintahan Bolivarian, bersama mendiskusikan Rencana Nasional untuk meningkatkan kembali pembangunan industri otomotif nasional kita. Dalam waktu yang sedikit kami dapat melakukan produksi massal unit-unit yang dibutuhkan untuk menalangi kebutuhan transportasi publik di negeri kita dan, di samping itu, kami memiliki program untuk mengimplementasikan kebijakan hemat bahan bakar (fuel).

Kami buruh mengusulkan agar kami menjadi Inspektor Buruh untuk menjamin target-target produksi yang ada antara pemerintah dan perusahaan dapat bertemu, memonitor rencana untuk secara progresif menggabungkan bagian-bagian produksi secara nasional, dan harga yang telah ada untuk kendaraan rakitan di Venezuela dihormati.

Kami menunggu perhatian anda, Kawan kami Presiden Nicolas Maduro:

Oleh: Buruh Industri Otomotif Venezuela, 9 September 2013

Ditandatangani oleh serikat-serikat buruh perakitan mobil di Ford, General Motors, Chrysler, Toyota dan belasan serikat buruh dari perusahaan suku cadang kendaraan termasuk Good Year, Bridgestone Firestone, dan Pirelli.

Sumber: Venezuelanalysis.com 

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut