Suharno, Petani Jambi Yang Jalan Kaki ke Jakarta, Meninggal Dunia

Kabar duka menyelimuti pejuang agraria di Jambi. Suharno, salah seorang petani Jambi yang ikut serta aksi jalan kaki menuju Jakarta, meninggal dunia pada hari Sabtu (9/4).

Kabar duka ini disampaikan oleh Ketua Umum Serikat Tani Nasional (STN), Ahmad Rifai, melalui pesan WhatsApp. Petani asal Kunangan Jaya, kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari itu meninggal dalam usia 85 tahun.

“Telah berpulang ke Rahmatullah Mbah Suharno dalam usia 85 tahun pada hari Sabtu, 09 April 2016, Pukul 12.00 WIB. Warga RT 27 dusun Kunangan Jaya II, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari Jambi,” tulis Rifai.

Menurut Rifai, setelah kembali dari aksi jalan kaki, Suharno menderita sakit. Tak sampai tiga hari kemudian, beliau menghembuskan nafas yang terakhir.

Suharno adalah satu dari 500-an petani Jambi yang menggelar aksi jalan kaki menuju Jakarta. Kendati usianya sudah tidak muda lagi, Suharno selalu berjalan di barisan depan.

“Semasa aksi jalan kaki, beliau adalah sosok penyemangat bagi seluruh massa aksi jalan kaki lainnya. Beliau selalu berada di barisan paling depan untuk terus memberikan semangat kepada massa aksi yang lain,” ungkap Rifai.

Tak hanya itu, kakek dari 8 cucu ini juga selalu mengenakan singlet warna putih saat aksi jalan kaki. Padahal, kondisi cuaca saat itu kadang panas terik, kadang hujan lebat.

“Saya tidak pulang kalau tak berhasil. Sampai titik darah penghabisan saya akan berjuang,” kata Suharno saat diwawancara di sela-sela aksi jalan kaki tersebut.

Untuk diketahui, Suharno adalah satu dari sekian banyak petani Indonesia yang sedang tercekik konflik agraria. Kampung dan lahan pertaniannya di dusun Kunangan Jaya II, Batanghari, Jambi, sedang diklaim oleh PT Wanakasita Nusantara, PT Agronusa Alam Sejahterah dan PT Restorasi Ekosistem Indonesia (REKI).

Karena itulah Suharno memilih ikut aksi jalan kaki ke Jakarta. Kendati usianya sudah sangat tua. Dia berharap, perjuangannya itu bisa mengembalikan tanah dan kampung halamannya.

Muhammad Idris

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut