STR: PT.RAPP Serahkan Sagu Hati Tidak Selesaikan Masalah

Serikat Tani Riau (STR) Kabupaten Kepulauan Meranti menganggap pemberian sagu hati oleh PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) kepada 24 orang warga Pulau Padang tidak menyelesaikan persoalan.

Pasalnya, menurut Muhamad Riduan, Ketua KPD STR Kepulauan Meranti, penolakan rakyat Pulau Padang atas beroperasinya PT.RAPP bukan hanya karena sebagian tanah dan tanaman rakyat masuk dalam areal konsesi perusahaan, tetapi karena sebuah persoalan yang lebih besar, yaitu ancaman kerusakan lingkungan.

Untuk diketahui, kata Riduan, sebagian besar wilayah kepulauan Meranti adalah daratan rendah. “Rata-rata ketinggian tanah hanya berkisar 1-6,4 m di atas permukaan laut. Jenis tanahnya pun sebagian besar adalah gambut,” kata Riduan.

Situasi itu berdampak pada abrasi yang tak terhindarkan. Dan hal itu akan diperparah jikalau PT.RAPP dibiarkan membuka lahan gambut di Pulau Padang.

Selama ini tiga titik pulau di Meranti, masing-masing Pulau Rangsang, Pulau Merbau dan Pulau Padang, mengalami abrasi sepanjang tahun. Banyak rumah dan kebun milik penduduk terancam masuk ke laut.

Untuk diketahui, pada rabu (27/7) lalu, pihak PT.RAPP menyerahkan sagu hati lahan, tanaman, garapan, dan bangunan kepada 24 orang warga yang lahannya masuk areal konsensi perusahaan.

Menagih Komitmen Menhut Soal Lingkungan

Muhammad Riduan juga menagih komitmen Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan terkait sejumlah pernyataannya di media massa, bahwa masyarakat harus menjaga kawasan hutan sebagai upaya pelestarian lingkungan.

“Menhut Zulkifli Hasan tidak bisa tutup mata dan tidak peduli Khusus menyangkut adanya izin pemanfaatan hutan HTI di sejumlah daerah di Kabupaten Kepulauan Meranti, seperti di Pulau Padang Kecamatan Merbau,” katanya.

Oleh karena itu, STR pun kembali menantang Menhut Zulkifli Hasan untuk turun langsung ke Pulau Padang, guna menyaksikan secara langsung ancaman kerusakan lingkungan dan kawasan hutan akibat operasional PT.RAPP

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut