STN Sigi Sambut Baik Pengajuan Grasi Eva Bande

Eva bande.jpg

Pengurus Serikat Tani Nasional (STN) Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah, menyambut baik terhadap permohonan Grasi aktivis agraria Eva Bande kepada Prediden Joko Widodo (Jokowi).

Ketua STN Kabupaten Sigi, Zabir menyatakan dukungannya terhadap permohonan Grasi tersebut dan Ia menyakini akan dikabulkan. Pasalnya Eva Bande yang selama ini gigih memperjuangkan hak-hak kaum perempuan, juga aktif memperjuangkan hak-hak kaum tani untuk mendapatkan kembali tanah mereka yang dirampas bukanlah tindakan kriminal, namun perjuangan politik.

“Kawan Eva itu bukan pelaku kriminal, atapun koruptor tapi pelopor pejuang agraria kaum tani, yang selama ini telah menyadarkan petani kearah kesadaran politik,” kata Zabir, Selasa (9/12/2014) saat berbincang dengan Metro Sulawesi di Sigi.

Mestinya, lanjut Alumni IAIN Palu itu, Grasi juga diberikan sekaligus terhadap dua orang petani lainnya yakni Arief Bennu dan I Nyoman Swarna yang divonis masing-masing  tiga  tahun enam bulan, yang kawan Eva mohonkan.

“Oleh karena itu kami minta kawan-kawan petani tersebut juga mendapat Grasi Presiden Joko Widodo,” Kata Zabir.

Dikabarkan sebelumnya, Eva Bande adalah seorang pejuang agraria dari Luwuk, Sulawesi Tengah. Ibu dari tiga orang anak tersebut divonis penjara 4,5 tahun karena membela petani Desa Piondo yang lahannya digusur oleh perusahaan perkebunan sawit PT. Kurnia Luwuk Sejati milik Murad Husain.

Eva Bande telah menjalani hukuman selama 206 hari sejak ia dimasukan dalam penjara, berdasar Putusan Kasasi MA No. 1573/K/Pid/2011, 2 April 2013, menguatkan Putusan PN Luwuk No. 178/PID.B/2010/PN.Lwk, 12 Nov 2010, atas tuduhan Psl.160 Jo Psl 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Rudi Astika

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut