Sosialis Pimpin Parlemen Perancis

Jean-Pierre Bel, seorang senator sayap sayap kiri dari partai sosialis, akhirnya memimpin Majelis Tinggi Perancis untuk pertama kalinya sejak tahun 1958. Jean-Pierre Bel berhasil menyingkirkan pesaingnya dari sayap kanan, Union for a Popular Movement (UMP).

Ini merupakan pukulan telak bagi Presiden Nicolas Sarkozy, apalagi terjadi hanya tujuh bulan menjelang pemilihan Presiden.

Jean-Pierre Bel memenangkan suara secara mutlak saat pemungutan suara Sabtu ((1/10) lalu. “Ini adalah suara untuk perubahan dan menjadi kunci untuk perubahan ke kiri,” kata Jean-Pierre sesaat setelah terpilih.

Tetapi, Menteri Untuk Hubungan Parlemen, Patrick Ollier, mengatakan hasil itu “tidak akan mengubah secara signifikan politik nasional”. Sementara Jean-François Copé, pimpinan partai UMP, mengaku kecewa dengan hasil itu, tapi tidak kaget.

Kelompok kanan sendiri sudah mengusai Majelis Tinggi sejak tahun 1958.

Kaum kiri telah mendapatkan 24 sampai 26 kursi. Sedangkan untuk mayoritas hanya diperlukan 23 kursi.

Kemenangan sosialis di parlemen didorong oleh ketidakpuasan kota-kota dan jantung pedesaan Perancis. Popularitas Sarkozy terus menerus mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.

Partai Sosialis sendiri memiliki kepercayaan diri besar setelah memenangkan beberapa pemilu regional dan lokal sejak tahun 2008 lalu.

François Hollande diandalkan menjadi kandidat presiden dalam pemilu presiden mendatang. Jika sosialis berhasil menangkan  pemilu presiden, maka mereka akan bekerja relatif nyaman karena didukung oleh parlemen yang dikuasai kiri.

Hal ini berbeda dengan François Mitterrand, presiden sosialis yang pernah berkuasa selama 14 tahun, terus-menerus berhadapan dengan rival politik di parlemen.

Jean-Pierre Bel bergaabung dengan sosialis pada tahun 1983 dan mulai mengambil kepemimpinan partai sosialis di parlemen pada tahun 2004.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut