Solidaritas Untuk Rakyat Bima Di Surabaya Dan Purwokerto

Solidaritas untuk rakyat Bima terus mengalir. Di berbagai daerah, sejumlah organisasi mahasiswa dan rakyat terus menerus menggelar aksi solidaritas. Aksi kali ini digelar di Surabaya dan Purwokerto.

Di Surabaya, aksi digelar oleh ratusan aktivis LMND, HMI, dan GMKI. Mereka menggelar aksinya di depan Mapolda Jatim. Koordinator aksi, Janes Kasihiuw, aktivis dari LMND, menyampaikan kecaman atas kekerasan Polisi di Bima.

Dalam aksi itu, mahasiswa juga menyampaikan bahwa SBY-Budiono harus bertanggung-jawab atas kekerasan di Bima. Pasalnya, menurut mahasiswa, kekerasan tersebut buah dari keberpihakan pemerintah terhadap modal asing.

“Keberpihakan pemerintah terhadap modal asing adalah ciri umum pemerintahan sekarang. Sementara penggunaan kekerasan, dalam hal ini Polri, adalah konsekuensi dari ketundukan terhadap modal itu,” ujarnya.

Sementara itu, di Purwekerto, Jawa Tengah, puluhan aktivis LMND dan SRMI mendatangi Mapolres setempat. Mereka memprotes tindakan represif polisi saat membubarkan aksi protes di Bima.

Dalam aksi itu, perwakilan LMND dan SRMI berdialog dengan Polres. Para aktivis mendesak agar kepolisian serius menuntaskan persoalan itu. Selain itu, mereka juga menyampaikan bahwa kejadian di Bima adalah buah dari tidak terlaksananya pasal-pasal dalam UUD 1945.

Usai mendatangi Mapolres, para aktivis pun menggelar mimbar bebas di Alun-Alun. Mereka menyalakan lilin sebagai bentuk solidaritas. Selain itu, ada pembacaan puisi dan orasi-orasi politik dari masing-masing organisasi.

AGUS PRANATA

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut