Solidaritas Untuk Petani Jambi, Rakyat Miskin Jakarta Datangi Istana Negara

Puluhan rakyat miskin yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pasal 33 UUD 1945 [GNP 33 UUD 1945] menggelar aksi di depan Istana Negara,  di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin [10/3].

Dalam aksinya, mereka memprotes tindakan kekerasan yang dilakukan oleh aparat TNI terhadap seorang warga Suku Anak Dalam (SAD) bernama Puji bin Tayat pekan lalu.

Aksi tersebut dimulai pada pukul 13.30 dari depan kantor Mahkamah Agung dengan berjalan kaki menuju Depan Istana Negara.

“Apa yang dilakukan oleh aparat TNI terhadap Puji, Petani Jambi, merupakan bentuk kekerasan yang tidak bisa dimaafkan. Ini menunjukkan bahwa aparat TNI telah memperlihatkan posisinya lebih berpihak pada kepentingan perusahaan Asing, PT. Asiatik Persada, ketimbang rakyatnya,” ujar Iskohar, koordinator dalam aksi hari ini.

Menurut Iskohar, TNI dan POLRI sebagai aparatus negara seharusnya bisa mengayomi dan menjadi pelindung masyarakat. Bukan malahan menjadi centeng dari perusahaan asing.

Ia mengutip laporan Konsorsium Pembaharuan Agraria [KPA] bahwa jumlah petani yang menjadi korban jiwa dalam kasus konflik Agraria pada tahun 2013 sebanyak 21 orang, 30 orang petani tertembak, 130 orang mengalami penganiayaan, dan 239 ditangkap oleh aparat kepolisian.

“Ini menunjukkan bahwa kasus-kasus kekerasan yang dilakukan oleh aparatus negara dalam konflik agraria sangatlah besar,” tegasnya.

Dalam aksinya, Massa GNP 33 UUD 1945 membawa beberapa tuntutan, yaitu: pertama,  mendesak pengusutan hingga tuntas kasus pembunuhan petani Jambi tersebut; kedua, menuntut penarikan pasukan TNI/POLRI dari wilayah konflik Agraria baik di Jambi maupun daerah konflik lainnya; ketiga, menuntut pengembalian hak atas tanah ulayat 3550 Hektar kepada masyarakat SAD 113; dan keempat, menuntut pemerintah untuk segera melaksanakan Pasal 33 UUD 1945 dan UUPA 1960 sebagai solusi untuk penyelesaian konflik agraria di Indonesia.

Ulfa Ilyas

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut