Solidaritas Penembakan Aktivis, Mahasiswa Kupang Demo Di Mapolda NTT

KUPANG: Kecaman terhadap penembakan aktivis di Garut, Jawa Barat (19/7), masih terus berlanjut, termasuk di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sejumlah organisasi mahasiswa menggelar aksi massa di depan Mapolda NTT, dan menuntut agar pihak Kepolisian mengusut tuntas kejadian ini.

Organisasi yang menggelar aksi, antara lain, Partai Rakyat Demokratik (PRD), Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI), dan Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat (JAKER).

Massa membawa keranda mayat untuk menunjukkan bahwa kejadian tersebut menandai matinya proses demokrasi di Indonesia, terutama kegagalan POLRI untuk melakukan reformasi internal sehingga bisa menjadi pelayan masyarakat.

Alberto Maia, selaku koordinator aksi ini, menyatakan bahwa masih banyak kesimpang-siuran mengenai kasus ini, tetapi faktanya bahwa korban telah menjadi sasaran pistol Polisi yang bekerja secara indisipler.

Karena aksi ini bersamaan dengan kunjungan Kapolri, massa pun meminta agar bisa dipertemukan dengan pejabat tertinggi kepolisian tersebut. Setelah terdesak, Kapolri pun bersedia menemui para peserta aksi.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut
  • Aryat

    Entah akan dsar apapun penembakan itu adalah tindakan kriminal. Dan ini adalah salah satu tanda bahwa restriksi demokrasi masih menjadi kendala di Negri tercinta ini.