Soal Kebakaran Hutan, PRD Sumsel: Ini Kejahatan Korporasi!

Kebakaran hutan yang terjadi di sejumlah wilayah di Sumatera Selatan (Sumsel) menimbulkan asap yang pekat. Asap pekat ini tidak hanya menganggu aktivitas warga, tetapi juga membawa dampak buruk pada kesehatan.

Menyikapi hal tersebut, Komite Pimpinan Wilayah Partai Rakyat Demokratik (KPW PRD) Sumsel mendesak agar pemerintah menindak tegas perusahaan-perusahaan yang terbukti melakukan pembakaran hutan.

“Ada banyak laporan yang menunjukkan bahwa ada banyak perusahan perkebunan yang terlibat pembakaran hutan di Sumsel. Kalau terbukti benar, pemerintah harus menindak tegas. Kalau perlu, pelakunya ditangkap dan izin usahanya dicabut,” ujar Ketua KPW PRD Sumsel, Jai Marta, Senin (28/9/2015).

Menurut Jai, kebakaran hutan di Sumsel adalah bukti kerakusan kapitalisme. Buktinya, kata dia, untuk meminimalkan biaya pembukaan lahan, perusahaan dengan sengaja memilih membakar hutan.

“Logika kapitalisme adalah mencari untung dengan menekan biaya seminimal mungkin. Dengan membakar hutan, biaya pembukaan lahan menjadi lebih murah,” terang dia.

Karena itu, Jai menganggap kasus kebakaran hutan di Sumatera sebagai kejahatan korporasi. Dia berharap, pemerintah tidak melempem dalam menghadapi kejahatan korporasi ini.

Selanjutnya, dia mengajak rakyat untuk bergerak bersama melawan kejahatan korporasi ini. “Mari duduki kantor Gubernur, Walikota, dan Bupati untuk mendesak mereka agar menindak tegas perusahaan pembakar hutan,” tegasnya.

Sementara itu, hingga dua pekan lalu, Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel sudah menetapkan 19 perusahaan sebagai tersangka dalam pembakaran hutan di Sumsel. Selain perusahaan, polisi juga menangkap pelaku perorangan.

Presiden Jokowi sendiri sudah memerintahkan pencabutan izin perusahaan yang terbukti membakar hutan. Namun, Senin (28/9/2015), Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya menyatakan bahwa perusahaan yang terbukti membakar hutan hanya akan dikenai pajak khusus dan denda.

Ulfa Ilyas

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut