Slogan “Patria O Muerte” Sudah 50 Tahun

Selasa, 8 Juni 2010 | 14.07 WIB | Dunia Bergerak

HAVANA, Berdikari Online: Salah satu slogan paling heroik dan revolusioner Kuba, yaitu “patria o muerte”, sudah berumur 50 tahun, tepatnya hari senin kemarin (7/6). Slogan ini telah menyemangati dan mengekspresikan perjuangan rakyat Kuba.

Berhadapan dengan berbagai situasi kompleks, ancaman dan bahaya, dalam momen penegasan revolusioner atau keadaan berbahaya, kebanyakan rakyat Kuba mengatakan: “Tanah air atau mati! Kami akan menang!” (Patria o Muerte, Venceramos!)

Itu terjadi pada tanggal 7 Juni 1960, ketika Pemimpin Revolusi Fidel Castro mengucapkan kata-kata terakhir saat pemakaman korban ledakan kapal barang perancis, La Coubre, di Havana.

Sejak itu, seperti disebutkan Prensa Latina, slogan ini mewakili sebuah keyakinan, dan saat berhadapan dengan ketidaksempuranaan, bencana alam, blockade apapun, kebohongan dan pemerasan, slogan itu muncul sebagai penangkal.

Itu mengapa, slogan itu sangat bermakna bagi perjuangan rakyat Kuba hingga saat ini, terutama dalam melewati masa-masa sulit. (Rh)

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut