SLANK Meriahkan Peringatan Hari Buruh Sedunia

Grup Band terkemuka Indonesia, SLANK, tampil saat peringatan Hari Buruh Sedunia di stadion Gelora Bung Karno, Selasa (1/5/2012). Tak pelak lagi, kaum buruh larut dalam nyanyian serentak lagu-lagu SLANK.

Begitu muncul di panggung, SLANK langsung menggoyang GBK dengan menyanyikan lagu tentang “May Day”. Setelah itu, grup band yang dibentuk pada 26 Desember 1983 ini langsung menyanyikan lagu “Mars Slank”.

Tetapi SLANK tidak memberi jeda bagi massa aksi untuk berhenti. Grup band yang dinahkodai oleh Bimbim, Kaka, Ridho, Abdi, dan Ivanka ini langsung berlanjut dengan lagu “Jurus Tandur”.

Suasana bertambah patriotik tatkala SLANK menyanyikan lagu “Garuda Pancasila”. Puluhan ribu massa aksi pun turut dalam paduan suara menyanyikan lagu nasional yang sudah tidak asing itu.

SLANK juga mendedikasikan sebuah lagu untuk Buruh Migran Indonesia. “Mereka adalah pahlawan bangsa,” kata Kaka SLANK di atas panggung. SLANK pun menyanyikan lagu “Di Negeri Orang”.

Di sela-sela penampilannya, Kaka Slank bercerita tentang seorang petani yang mengusulkan agar kemiri sunan menjadi bahan bakar alternatif. Sayangnya, kata Kaka, si pejabat setempat menolak ide petani itu.

“Ini tidak fair. Ini kurang ajarrr…,” teriak Slank menirukan ucapan petani itu. Slank pun segera menyanyikan lagu “Kritis BBM”. SLANK memang secara tegas menolak kenaikan harga BBM.

Dalam konser yang berlangsung sekitar 1 jam lebih itu, Slank menyanyikan belasan lagu-lagunya. Diantaranya: Lo Harus Gerak, Virus, Jurus Tandur, Bang Bang Tut, Tong Kosong, Seperti Para Koruptor, Terlalu Manis, dan Ku Tak Biasa.

Meski hujan sempat mengguyur GBK, Slank terus menyanyikan lagu-lagunya dan tak henti-hentinya menyemangati kaum buruh. “Terimakasih Slank bisa hadir disini, disini semua punya visi satu, ratusan ribu visinya sama, terimakasih. Damai semua disini,” kata Kaka.

Selain grup band SLANK, rapat akbar peringatan Hari Buruh Sedunia di GBK juga dimeriahkan oleh Srimulat dan Edo Kondologit. Edo tampil dua kali menyanyikan lagu-lagu nasional dengan suara emasnya.

Mahesa Danu

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut