Serukan Ganti Haluan Ekonomi, LMND Aksi Serentak di 25 Kota

Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) akan menggelar aksi secara serentak di 25 kota dan kabupaten di Indonesia, Siang (25/10/2018) ini.

Sekretaris Jenderal LMND, Muhammad Asrul, menyebut aksi serentak ini untuk menyerukan penggantian haluan ekonomi, dari liberal-kapitalistik menjadi ekonomi berbasis pasal 33 UUD 1945.

“LMND menilai, kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini sudah melenceng dari cita-cita kemerdekaan. Ini disebabkan haluan ekonomi kita yang makin liberal dan kapitalistik,” katanya kepada berdikarionline.com.

Menurutnya, haluan ekonomi yang liberal dan kapitalistik itu berimbas pada penyelenggaraan pendidikan. Di bawah perjanjian yang berorientasi liberal, seperti World Trade Organization (WTO), pendidikan semakin terbuka bagi swasta dan berorientasi bisnis.

“Pendidikan menjadi salah satu di antara sekian sektor yang dibuka lebar untuk modal swasta,” ungkapnya.

Dia menegaskan, pendidikan yang berorientasi bisnis ini membuat sebagian rakyat, terutama yang berpendapatan rendah, sulit mengakses layanan pendidikan.

Tidak hanya itu, lanjut dia, kurikulum pendidikan juga semakin berorientasi pada kebutuhan pasar tenaga kerja dan kebutuhan sektor industri.

Karena itu, sehubungan dengan momentum pemilu 2019, LMND akan menyerukan kepada Capres dan Cawapres untuk berani memperjuangkan penggantian haluan ekonomi.

“Haluan Ekonomi Indonesia harus diganti dari ekonomi liberal menjadi ekonomi yang berdasar pada Pasal 33 UUD 1945,” tegas dia.

Bentuk konkretnya, jelas dia, pemerintahan terpilih nanti memperjuangkan kedaulatan pangan dan energi dengan menghentikan impor secara bertahap, melakukan reforma agraria secara lebih luas, dan melakukan inovasi untuk mendukung peningkatan produktivitas.

Untuk sektor pendidikan, kata Asrul, LMND menyerukan agar ada perubahan paradigma pendidikan, dari liberal-kapitalistik menjadi lebih humanis dan demokratis.

Mahesa Danu

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut