Serikat Pemuda Toraja Gelar Diskusi Pendidikan Politik

Sedikitnya 30-an pemuda Toraja yang tergabung dalam Serikat Pemuda Toraja (SPT) menggelar Diskusi Pendidikan Politik di Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Sabtu, (14/6/2014).

Tema yang diangkat dalam diskusi tersebut adalah “Peran Pemuda dalam membangun Kedaulatan Politik Bangsa Indonesia”. Diskusi tersebut menghadirkan dua orang pembicara, yaitu: Risal Randa, SS selaku Ketua KPU Tana Toraja dan Yohanis Lintin P, S.Th selaku anggota DPRD Kabupaten Tana Toraja dan juga merupakan Ketua PDIP Tana Toraja.

Yohanis Lintin berbicara mengenai sejarah gerakan kiri di Indonesia dan perannya dalam proses penyadaran politik Indonesia. Ia menyatakan bahwa kaum muda harus aktif untuk terjun melakukan perjuangan bersama rakyat.

Menurutnya, gerakan pemuda saat ini sudah banyak mengalami penurunan. “Berbeda sebelum era reformasi, perjuangan gerakan pemuda masih sangat ditakuti,” terangnya.

Sekarang ini, kata dia, ketika mendekati pemilu, banyak ormas-ormas yang memiliki massa yang besar dicari untuk mendukung salah satu kandidat Capres-cawapres, namun sekarang ini banyak ormas yang besar tetapi tidak lagi dilirik karena banyak anggota yang tidak satu komando,” ujarnya.

Sementara itu, Risal Randa menjelaskan soal kaum muda yang harus menjadi agen dari proses pemilu yang jujur, bersih dan adil, untuk bisa secara perlahan-lahan menciptakan sistem demokrasi yang lebih baik. “Jangan orang duduk sebagai anggota DPRD atau bupati hanya karena memiliki kekuatan uang,” katanya.

Risal juga mengingatkan kepada kaum pemuda agar pemuda jangan sekali-kali pernah melupakan sejarah. Selain berbicara mengenai peran pemuda, Rizal juga banyak berbicara mengenai dampak Neoliberalisme dan kapitalisme yang ada di Indonesia. Acara diskusi ini terselenggara atas kerjasama Kesbangpol dan Linmas Tana Toraja.

Jens Batara Marewa

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut