Long March Petani Jambi: Serikat Buruh Perkebunan Dukung Aksi Petani

Perjuangan petani Jambi terus mendapatkan dukungan. Siang (25/12) tadi, puluhan aktivis buruh dari Federasi Serikat Karyawan Wilmar Indonesia (FSKWI) turut berbaris bersama petani.

Selain itu, aktivis FSKWI juga sudah menyiapkan penyambutan dan diskusi bersama di basis mereka di Kabupaten Ogan Komering llir (OKI). “Kami sangat mengapresiasi dukungan kawan-kawan buruh ini,” kata korlap aksi petani Jambi, Andi Syaputra.

Menurut Andi, dukungan gerakan buruh ini sangat penting untuk semakin menguatkan semangat juang petani. Tak hanya itu, ungkap Andi, solidaritas diantara dua klas tertindas ini bisa menjadi energi positif bagi kemajuan gerakan rakyat Indonesia.

Untuk diketahui, FSKWI merupakan serikat buruh yang bernaung di Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI).

Selain mendapat dukungan dari kaum buruh, aksi long march petani Jambi juga terus dielu-elukan oleh rakyat di berbagai desa yang dilaluinya. Bahkan, warga sangat antusias menyumbang bahan makanan ala kadarnya bagi petani, seperti roti dan kerupuk.

Aksi long-march petani Jambi sudah memasuki hari ke-14. Siang tadi, karena bertepatan dengan Hari Natal, petani memulai aksinya sekitar pukul 13.00 WITA. “Kami menghormati saudara-saudara kita yang sedang merayakan Hari Natal. Jadi kami memulai aksi setelah siang,” kata Andi.

Kondisi cuaca sangat terik. Akibatnya, dua orang petani kembali jatuh sakit, yaitu Afdul latif (49 tahun) dan Wagian (44 Tahun). Keduanya langsung mendapatkan perawatan di Puskesmas.

Sementara Sunarto, petani yang tertabrak mobil truk Senin (24/12) malam, masih dirawat di RSUD Kayu Agung, Ogan Komering Ilir.

Malam ini, petani akan beristirahat di daerah Pedamaran, Ogan Komering Ilir.

Andi Nursal

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut